Tampilkan postingan dengan label Petunjuk Pendaftaran SNMPTN 2014. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Petunjuk Pendaftaran SNMPTN 2014. Tampilkan semua postingan

PASSING GRADE SBMPTN 2014

PASSING GRADE 
SBMPTN 2014

Passing Grade merupakan suatu standar (grade) dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SBMPTN yang mengindikasikan kira-kira peserta masuk tidak dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut.

Passing grade umumnya tidak bisa dipatok secara pasti sebab passing grade sendiri timbul dari nilai-nilai para pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut dan selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Namun, dalam konteks lain passing grade pun, dapat diprediksi dengan melihat daya tampung dan kuota yang diterima serta tingkat keketatan persaingan tahun sebelumnya.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Maka dari itu, tentu salah satu kunci sukses  SBMPTN 2014 adalah mengetahui prediksi passing grade dari perguruan tinggi negeri yang akan kita pilih, lalu membandingkannya dengan kemampuan kita (passing grade yang kita capai dalam try out). Hal ini perlu untuk menyesuaikan kemampuan dengan jurusan yang akan dipilih pada SBMPTN, kita harus terlebih dahulu mengetahui berapa perkiraan / prediksi passing grade yang dapat kita capai.
PASSING GRADE SNMPTN 2013

PASSING GRADE SNMPTN 2013
Cara menghitung passing grade
Anda dapat menghitung passing grade untuk memprediksi kemampuan anda setelah anda menyelesaikan soal try out SBMPTN dan mencocokannya dengan kunci jawaban, dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – (S x 1) x 100
-----------------------------JS x 4
Keterangan :
B = Jumlah jawaban benar
S = Jumlah jawaban salah
JS = Jumlah soal PASSING GRADE SNMPTN 2013
Misalnya :
Hari pertama, Amri menjawab 25 soal SNMPTN dengan benar, 25 soal salah dan 25 soal tidak dijawab. Maka passing grade amri pada hari pertama adalah :
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(25×4)-(25×1) x 100 = 25
--------75×4
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Jadi passing grade Amri pada hari pertama adalah 25%
Hari kedua, Amri menjawab 20 soal SNMPTN dengan benar, 10 soal salah, dan 45 soal tidak dijawab. Maka passing grade Amri pada hari kedua adalah : 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(20×4)-(10×1) x 100 = 23.3
---------75×4
 

PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014

Jadi passing grade Andi pada hari kedua adalah 23.3%
Passing Grade Andi adalah rata-rata dari passing grade hari pertama dan passing grade hari kedua. Tepatnya sebagai berikut: 
 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Passing Grade Total =PGH1 + PGH2
------------------------------2
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
PGH1 = Passing Grade Hari Pertama
PGH2 = Passing Grade Hari Kedua
Jadi passing grade total dari Andi adalah = (25%+23.3%)/2 = 24.15%
Perhitungan passing grade juga bisa dilakukan sekaligus, maksud saya hari pertama dan hari kedua dihitung langsung. 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PG = ((B1+B2)*4) – ((S1+S2)*1) x 100
-------------------(JS1+JS2)*4
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
B1 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari I
B2 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari II
S1 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari I
S2 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari II
JS1 = Jumlah soal di SNMPTN hari I
JS2 = Jumlah soal di SNMPTN hari II




Dibawah ini saya cantumkan data passing grade PTN seluruh Indonesia yang diambil dari berbagai sumber.



I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITB (65,9%)
2. Teknik Elektro - ITB (62,5%)
3. Teknik Kimia - ITB (61,8%)
4. Teknik Industri - ITB (58,8%)
5. Farmasi - ITB (57,4%)
6. Teknik Lingkungan - ITB (54,8%)
7. Teknik Perminyakan - ITB (55,2%)
8. Teknik Fisika - ITB (55,1%)
9. Matematika - ITB (54,6%)
10. Teknik Pertambangan - ITB (54,2%)
11. Teknik Mesin - ITB (53,4%)
12. Teknik Penerbangan - ITB (52,9%)
13. Arsitektur - ITB (50,3%)
14. Teknik Planologi - ITB (50,1%)
15. Teknik Material - ITB (49,2%)
16. Kimia - ITB (49,1%)
17. Teknik Sipil - ITB (48,7)
18. Biologi - ITB (47,8%)
19. Teknik Geologi - ITB (47,8%)

II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - - UI (59,8%)
2. Teknik Elektro - - UI (58,6%)
3. Farmasi - - UI (58,4%)
4. Teknik Kimia/TGP - - UI (57,4%)
5. Teknik Industri - - UI (54%)
6. Ilmu Komputer - - UI (52,8%)
7. Teknik Mesin - UI (52%)
8. Pendidikan Dokter Gigi - UI (51,2%)
9. Teknik Metalurgi dan Material - UI (47,4%)
10. Arsitektur - UI (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UI (63,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UI (63,1%)
3. Manajemen - UI (61%)
4. Psikologi - UI (60,6%)
5. Ilmu Komunikasi - UI (58,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UI (56,4%)
7. Ilmu Hukum - UI (56,2%)
8. Sastra Inggris - UI (53,8%)
9. Ilmu Administrasi Niaga - UI (52,9%)
10. Sastra Perancis - UI (50,1%)
11. Kriminologi - UI (49,6%)
12. Ilmu Administrasi Negara - UI (49%)
13. Ilmu Politik - UI (47,8%)
14. Sastra Cina - UI (47,8%)
15. Sastra Rusia - UI (46,7%
16. Ilmu Administrasi Fiskal - UI (46,6%)
17. Ilmu Filsafat - UI (46,6%)
18. Sastra Jerman - UI (46,4%)
19. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UI (44,9%)
20. Arkeologi - UI (44,7%)
21. Sosiologi - UI (44,5%)
22. Sastra Arab - UI (43,8%)
23. Ilmu Sejarah - UI (43,2%)
24. Antropologi Sosial - UI (42%)

III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UGM (59,3%)
2. Teknik Elektro - UGM (57,4%)
3. Ilmu Komputer - UGM (56,5%)
4. Teknik Kimia - UGM (54,8%)
5. Arsitektur - UGM (51,4%)
6. Teknik Mesin - UGM (51,4%)
7. Pendidikan Dokter Gigi - UGM (50%)
8. Biologi - UGM (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UGM (62,1%)
2. Psikologi - UGM (58,7%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UGM (58,5%)
4. Manajemen - UGM (57,9%)
5. Ilmu Komunikasi - UGM (57,4%)
6. Sastra Inggris - UGM (56,6%)
7. Eko. dan Studi Pembangunan - UGM (55,6%)
8. Ilmu Hukum - UGM (54,1%)
9. Ilmu Administrasi Negara - UGM (50,5%)
10. Ilmu Pemerintahan - UGM (50,4%)
11. Sastra Jepang - UGM (50%)
12. Sastra Perancis - UGM (47,1%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro - ITS (57,7%)
3. Teknik kimia - ITS (56,6%)
4. Teknik Industri - ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan - ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin - ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi - ITS (47,4%)

V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNAIR (58,6%)
2. Farmasi - UNAIR (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNAIR (49%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi - UNAIR (57,4%)
3. Psikologi - UNAIR (56,4%)
4. Manajemen - UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum - UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (48,5%)
8. Sastra Inggris - UNAIR (45,8%)
9. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (47,9%)


VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNPAD (58%)
2. Farmasi - UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNPAD (47,8%)
4. Psikologi - UNPAD (47,7%)
5. Statistika - UNPAD (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNPAD (58,1%)
4. Manajemen - UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum - UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara - UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris - UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNPAD (43%)

VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro - UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri - UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur - UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin - UNDIP (47,8%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNDIP (51,6%)
3. Manajemen - UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum - UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNDIP (43%)

VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNSRI (56,5%)
2. Teknik Informatika - UNSRI (52,2%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNSRI  (50,1%)


JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNSRI (53,7%)
2. Ilmu Hukum - UNSRI (50,7%)
3. Pend. B. Inggris - UNSRI (50,2%)

IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UB (55,1%)
2. Teknik Elektro - UB (52,9%)
3. Arsitektur - UB (47,1%)




JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UB (57,3%)
2. Manajemen - UB (54,5%)
3. Ilmu Administrasi Publik - UB (49,3%)
4. Ilmu Hukum - UB (48,3%)
5. Ilmu Administrasi Bisinis - UB (44,7%)
6. Ekonomi Pembangunan - UB (43,1%)
7. Sastra Inggris - UB (42,3%)

X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - USU (55,1%)
2. Farmasi - USU (53,2%)
3.Pendidikan Dokter Gigi - USU (50,3%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - USU (53,1%)
2. Ekonomi Pembangunan - USU (52,5%)
3. Ilmu Hukum - USU (51,2%)
4. Sastra Inggris - USU (50,6%)
5. Akuntansi - USU (50,5%)
6. Ilmu Administrasi Negara - USU (50,2%)

XI. UNIVERSITAS ANDALAS

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNAND (54,6%)

2. Farmsi - UNAND (51,4%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNAND (53,9%)

2. Ilmu Hubungan Internasional - UNAND (52,2%)

3. Manajemen - UNAND (50,4%)

XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNHAS (55,7%)
2. Farmasi - UNHAS (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNHAS (50,6%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNHAS (52,6%)
2. Manajemen - UNHAS (52,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (51%)
4. Sastra Inggris - UNHAS (50,6%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (50,2%)
6. Ilmu Hukum - UNHAS (50%)


XIII. UNIVERSITAS UDAYANA

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNUD (52,5%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - UNUD (48,2%)
2. Akuntansi - UNUD (45,9%)

XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO
JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNS (57,2%)
2. Farmasi - UNS (56,4%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - UNS (54,9%)
2. Manajemen - Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
3. Akuntansi - Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
4. Desain Komunikasi Visual - Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
5. Ilmu Administrasi Negara - Univ. 11 Maret Solo (53,5%)


XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

JURUSAN IPS

1. Ilmu Komunikasi - UNILA (47,7%)
2. Ekonomi Pembangunan - UNILA (46,1%)
3. Ilmu Administrasi Niaga - UNILA (42,6%)

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA

I. INSTITUTE TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA

1. Arsitektur - ITS (42.77%)
2. Biologi - ITS – (31.5%)
3. Desain Produk Industri - ITS (33.22%)
4. Fisika - ITS (35.69%)
5. Kimia - ITS (34.16%)
6. Matematika - ITS (36.11%)
7. Statistika - ITS (38.91%)
8. Teknik Elektro - ITS (49.13%)
9. Teknik Fisika - ITS (40.19%)
10. Teknik Geodesi - ITS (38.16%)
11. Teknik Industri - ITS (48.22%)
12. Teknik Informatika - ITS (49.94%)
13. Teknik Kelautan - ITS (42.47%)
14. Teknik Kimia - ITS (48.80%)
15. Teknik Lingkungan - ITS (39%)
16. Teknik Material - ITS (35.16%)
17. Teknik Mesin - ITS (44.27%)
18. Teknik Perkapalan - ITS (47.36%)
19. Teknik Sipil - ITS (45.33%)
20. Teknik Sistem Perkapalan - ITS (43.47%)

II. UNIVERSITAS AIRLANGGA

JURUSAN IPA

1. Biologi - UNAIR (31.80%)
2. Farmasi - UNAIR (37.02%)
3. Fisika - UNAIR (32.22%)
4. Kedokteran Hewan - UNAIR (36.25%)
5. Kesehatan Masyarakat - UNAIR (35.69%)
6. Kimia - UNAIR (32.30%)
7. Matematika - UNAIR (33.66%)
8. Pendidikan DokteR (- UNAIR (43.81%)
9. Pendidikan DokteR (Gigi - UNAIR (37.97%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNAIR (46.81%)
3. Ekonomi Manajemen - UNAIR (44.40%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (42.87%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (40.31%)
6. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (43.21%)
7. Ilmu Hukum - UNAIR (39.5%)
8. Ilmu Komunikasi - UNAIR (41.75%)
9. Ilmu Politik - UNAIR (34.75%)
10. Ilmu Sejarah - UNAIR (31.71%)
11. Psikologi - UNAIR (39.62%)
12. Sastra Indonesia - UNAIR (31.03%)
13. Sastra Inggris - UNAIR (31.18%)
14. Sosiologi - UNAIR (32.12%)

III. UNIVERSITAS HASSANUDIN

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNHAS (29.02%)
2. Arsitektur - UNHAS (39.16%)
3. Biologi - UNHAS (28.77%)
4. Budi Daya Perairan - UNHAS (28.30%)
6. Fisika - UNHAS (29.16%)
7. Geofisika (Meteorologi) - UNHAS (36.66%)
8. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHAS (26.66%)
9. Ilmu Kelautan - UNHAS (33.83%)
10. Ilmu Tanah - UNHAS (29.16%)
11. Kesehatan Masyarakat - UNHAS (28.47%)
12. Kimia - UNHAS (27.77%)
13. Manajemen Hutan - UNHAS (28.05%)
14. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHAS (27.36%)
15. Matematika - UNHAS (29.16%)
16. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNHAS (28.88%)
17. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNHAS (23.88%)
20. Produksi Ternak - UNHAS (27.36%)
21. Sastra Arab - UNHAS (24.53%)
22. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHAS (28.05%)
23. Sosial Ekonomi Peternakan - UNHAS (24.16%)
24. Statistika - UNHAS (33.38%)
25. Teknik Elektro - UNHAS (39.16%)
26. Teknik Geologi - UNHAS (34.52%)
27. Teknik Mesin - UNHAS (35.55%)
28. Teknik Perkapalan - UNHAS (39.86%)
29. Teknik Pertanian - UNHAS (31.33%)
30. Teknik Sipil - UNHAS (35.55%)
31. Teknologi Hasil Hutan - UNHAS (27.96%)
32. Teknologi Hasil Pertanian - UNHAS (34.44%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNHAS (30.31%)
2. Arkeologi - UNHAS (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNHAS (43.75%)
4. Ekonomi Manajemen - UNHAS (41.18%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNHAS (35.78%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNHAS (38.75%)
7. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (38.90%)
8. Ilmu Hukum - UNHAS (33.75%)
9. Ilmu Komunikasi - UNHAS (33.15%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (33.90%)
11. Ilmu Politik - UNHAS (29.75%)
12. Ilmu Sejarah - UNHAS (28.59%)
13. Sastra Daerah - Untuk Sast.Bugis (Makasar) - UNHAS (23.90%)
14. Sastra Indonesia - UNHAS (27.18%)
15. Sastra Inggris - UNHAS (29.34%)
16. Sastra Perancis - UNHAS (28.62%)
17. Sosiologi - UNHAS (30.09%)

IV. UNIVERSITAS UDAYANA

JURUSAN IPA

1. Arsitektur - UNUD (36.52%)
2. Biologi - UNUD (28.05%)
3. Fisika - UNUD (28.5%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNUD (26.38%)
5. Kedokteran Hewan - UNUD (32.02%)
6. Kimia - UNUD (27.66%)
7. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNUD (26.52%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNUD (26.38%)
10. Produksi Ternak - UNUD (27.5%)
11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNUD (27.36%)
12. Teknik Elektro - UNUD (39.16%)
13. Teknik Mesin - UNUD (35.36%)
14. Teknik Sipil - UNUD (33.66%)
15. Teknologi Hasil Pertanian - UNUD (29.30%)

JURUSAN IPS

1. Agronomi - UNUD (27.36%)
2. Arkeologi - UNUD (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNUD (37.18%)
4. Ekonomi Manajemen - UNUD (39.37%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNUD (37.03%)
6. Ilmu Hukum - UNUD (31.09%)
7. Ilmu Sejarah - UNUD (20.31%)
8. Ilmu Tanah - UNUD (27.63%)
9. Pariwisata Budaya D4 - UNUD (26.87%)
10. Sastra Daerah - Untuk Sastra Bali - UNUD (23.59%)
11. Sastra Daerah - Untuk Sastra Jawa - UNUD (22.81%)
12. Sastra Indonesia - UNUD (26.87%)
13. Sastra Inggris - UNUD (28.75%)
14. Seni Rupa Murni - UNUD (26.34%)

V. UNIVERSITAS MULAWARMAN

JURUSAN IPA

1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNMUL (23.47%)
2. Ilmu Tanah - UNMUL (28.61%)
3. Manajemen Hutan - UNMUL (23.22%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNMUL (22.08%)
5. Pend. Biologi - UNMUL (25.41%)
6. Pend. Fisika - UNMUL (25.27%)
7. Pend. Kimia - UNMUL (24.72%)
8. Pend. Matematika - UNMUL (23.88%)
9. SosiaL Ekonomi Perikanan - UNMUL (21.66%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNMUL (28.88%)
11. Teknologi Hasil Hutan - UNMUL (26.38%)

JURUSAN IPS

1. Agronomi - UNMUL (22.08%)
2. Budi Daya Perairan - UNMUL (26.36%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNMUL (35.15%)
4. Ekonomi Manajemen - UNMUL (36.87%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNMUL (35.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNMUL (31.56%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNMUL (34.06%)
8. Ilmu Sosiatri - UNMUL (25.59%)
9. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNMUL (25.62%)
10. Pend. Bhs. Inggris - UNMUL (29.53%)
11. Pend. Ekonomi - UNMUL (24.53%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNMUL (24.84%)

VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

JURUSAN IPA

1. Biologi - UNNESA (30.25%)
2. fisika - UNNESA (30.58%)
3. Ilmi Keolahragaan - UNNESA (29.64%)
4. Kimia - UNNESA (30.58%)
5. Matematika - UNNESA (30.68%)
6. Pend. Biologi - UNNESA (28.05%)
7. Pend. Fisika - UNNESA (27.01%)
8. Pend. Teknik Bangunan - UNNESA (28%)
9. Pend. Teknik Elektro - UNNESA (30.63%)
10. Pend. Teknik Mesin - UNNESA (30.15%)
11. Teknik Elektro D3 - UNNESA (28%)
12. Teknik Mesin D3 - UNNESA (29.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNNESA (27.62%)
14. Pend. Kimia - UNNESA (27.69%)
15. Pend. Matematika - UNNESA (27.72%)

JURUSAN IPS

1. Bahasa dan Sastra Indonesia - UNNESA (29.41%)
2. Bahasa dan Sastra Inggris - UNNESA (29.41%)
3. Bimbingan dan Konseling - UNNESA (25.75%)
4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNNESA (28.66%)
5. Pend. Bhs. Inggris - UNNESA (31.97%)
6. Pend. Bhs. Jepang - UNNESA (29.03%)
7. Pend. Bhs. Jerman - UNNESA (29.44%)
8. Pend. Ekonomi - UNNESA (29.06%)
9. Pend. Geografi - UNNESA (30.43%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNNESA (28.19%)
11. Pend. Kepelatihan Olahraga - UNNESA (28.63%)
12. Pend. Kesejahteraan Keluarga - UNNESA (27.63%)
13. Pend. Luar Biasa - UNNESA (27.41%)
14. Pend. Luar Sekolah - UNNESA (27.63%)
15. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNNESA (29.44%)
16. Pend. Sejarah - UNNESA (29.34%)
17. Pend. Seni Drama, Tari dan Musik - UNNESA (28.97%)
18. Pend. Seni Rupa - UNNESA (28.41%)
19. Teknologi Pendidikan - UNNESA (28.69%)

VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNDANA (21.64%)
2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNDANA (22.47%)
3. Ilmu Tanah - UNDANA (25.36%)
4. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNDANA (22.05%)
5. Pend. Biologi - UNDANA (22.77%)
6. Pend. Fisika D3 - UNDANA (20.80%)
7. Pend. Kimia - UNDANA (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNDANA (25.27%)
9. Pend. Teknik Bangunan - UNDANA (24%)
10. Pend. Teknik Elektro - UNDANA (26.25%)
11. Pend. Teknik Mesin - UNDANA (29.15%)
12. Produksi Ternak - UNDANA (20.55%)
13. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNDANA (23.33%)

VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNCEN (22.08%)
2. Budi Daya Hutan - UNCEN (26.38%)
3. Pend. Biologi - UNCEN (22.77%)
4. Pend. Fisika - UNCEN (21.80%)
5. Pend. Kimia - UNCEN (22.5%)
6. Pend. Matematika - UNCEN (25.27%)
7. Produksi Ternak - UNCEN (27.77%)
8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNCEN (22.08%)
9. Teknik Sipil - UNCEN (31.66%)
10. Teknik Sipil D3 - UNCEN (29.41%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNCEN (27.03%)
2. Bimbingan dan Konseling - UNCEN (23.91%)
3. Ekonomi Manajemen - UNCEN (35.62%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNCEN (33.75%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (30.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (26.34%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNCEN (27.75%)
8. Ilmu Hukum - UNCEN (32.03%)
9. Ilmu Hukum - UNCEN (27.43%)
10. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UNCEN (30.51%)
11. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNCEN (23.28%)
12. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (27.96%)
13. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (29.15%)
14. Pend. Ekonomi - UNCEN (24.84%)
15. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
16. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
17. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNCEN (23.28%)
18. Pend. Pancasila & Kewarganegaraa (PPKN) - UNCEN (24.84%)
19. Pend. Sejarah - UNCEN (25.46%)
20. Pend. Sejarah - UNCEN (26.71%)
21. Sosiologi - UNCEN (28.59%)

VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNLAN (27.36%)
2. Arsitektur - UNLAN (32.36%)
3. Budi Daya Hutan - UNLAN (27.36%)
4. Budi Daya Perairan - UNLAN (25.36%)
5. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNLAN (26.52%)
6. Ilmu Tanah - UNLAN (28.75%)
7. Manajemen Hutan - UNLAN (23.5%)
8. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNLAN (23.88%)
9. Pend. Biologi - UNLAN (26.66%)
10. Pend. Kimia - UNLAN (23.47%)
11. Pend. Matematika - UNLAN (25.55%)
12. Pendidikan Dokter - UNLAN (36.80%)
13. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNLAN (23.88%)
14. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNLAN (27.5%)
15. Teknik Sipil - UNLAN (31.76%)
16. Teknologi Hasil Hutan - UNLAN (27.16%)
17. Teknologi Hasil Perikanan - UNLAN (25.25%)

JURUSAN IPS

1. Ekonomi Akuntansi - UNLAN (38.43%)
2. Ekonomi Manajemen - UNLAN (37.65%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNLAN (33.75%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNLAN (28.75%)
5. Ilmu Administrasi Niaga - UNLAN (28.75%)
6. Ilmu Hukum - UNLAN (29.21%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNLAN (33.59%)
8. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNLAM (25.93%)
9. Pend. Bhs. Inggris - UNLAN (29.15%)
10. Pend. Ekonomi - UNLAN (25.78%)
11. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNLAN (23.28%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNLAN (24.84%)
13. Pend. Sejarah - UNLAN (26.71%)

IX. UNIVERSITAS HALUOLEO

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNHALU (20.54%)
2. Budi Daya Perairan - UNHALU (23.19%)
3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHALU (21.47%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHALU (21.05%)
5. Pend. Biologi - UNHALU (21.77%)
6. Pend. Fisika - UNHALU (21.80%)
7. Pend. Kimia - UNHALU (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNHALU (23.88%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNHALU (22.38%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHALU (22.08%)
11. Teknik Elektro D3 - UNHALU (26%)
12. Teknik Mesin D3 - UNHALU (28.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNHALU (26.62%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNHALU (25.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNHALU (33.15%)
3. Ekonomi Manajemen - UNHALU (32.53%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNHALU (31.03%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNHALU (25.34%)
6. Ilmu Komunikasi - UNHALU (32.21%)
7. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNHALU (23.28%)
8. Pend. Bhs. Inggris - UNHALU (27.96%)
9. Pend. Ekonomi - UNHALU (23.84%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNHALU (23.28%)
11. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNHALU (23.84%)
12. Pend. Sejarah - UNHALU (24.46%)
13. Psikologi Pendidikan - UNHALU (?)
14. Sosiologi - UNHALU (27.59%)

X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNSRAT (27.5%)
2. Arsitektur - UNSRAT (32.36%)
3. Budi Daya Perairan - UNSRAT (24.36%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNSRAT (26.52%)
5. Ilmu Kelautan - UNSRAT (31.30%)
6. Ilmu Tanah - UNSRAT (27.5%)
7. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNSRAT (23.05%)
8. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNSRAT (27.5%)
9. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNSRAT (23.75%)
10. Pendidikan Dokter - UNSRAT (37.80%)
11. Produksi Ternak - UNSRAT (23.88%)
12. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNSRAT (27.5%)
13. Sosial Ekonomi Peternakan - UNSRAT (24.72%)
14. Teknik Elektro - UNSRAT (39.02%)
15. Teknik Mesin - UNSRAT (33.33%)
16. Teknik Pertanian - UNSRAT (28.61%)
17. Teknik Sipil - UNSRAT (32.66%)
18. Teknologi Hasil Perikanan - UNSRAT (24.25%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNSRAT (26.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNSRAT (37.5%)
3. Ekonomi Manajemen - UNSRAT (37.65%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNSRAT (34.53%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNSRAT (30.31%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNSRAT (29.53%)
7. Ilmu Hukum - UNSRAT (33.59%)
8. Ilmu Komunikasi - UNSRAT (33.15%)
9. Ilmu Pemerintahan - UNSRAT (34.06%)
10. Ilmu Politik - UNSRAT (27.40%)
11. Ilmu Sejarah - UNSRAT (27.03%)
12. Sastra Indonesia - UNSRAT (25.62%)
13. Sastra Jepang - UNSRAT (27.66%)
14. Sastra Jerman - UNSRAT (27.53%)
15. Sosiologi - UNSRAT (29.21%)



Denaihati

PENGUMUMAN HASIL SNMPTN 2014


Sesuai dengan jadwal yang dilangsir dari situs resmi SNMPTN, Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dimulai pada 6 Januari-6 Maret 2014. Pendaftaran pada 17 Februari-31 Maret 2014. Proses seleksi pada 1 April - 26 Mei. Proses seleksi sendiri dilakukan pada 1 April - 26 Mei dan pengumuman kelulusan akan dilaksanakan 27 Mei 2014 mulai pukul 12.00 WIB.

Sistem penilaian SNMPTN 2014 menggunakan tiga indikator yaitu siswa, sekolah dan wilayahnya. Indeks siswa dilihat dari indikator nilai rapor, kelengkapan nilai rapor, dan pencapaian nilai pelajaran dibanding Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), nilai UN dan prestasi lainnya. 

Indeks sekolah dilihat dari nilai rata-rata UN, nilai SBMPTN para alumni, akreditasi sekolah, dan jumlah siswa yang diterima di PTN melalui jalur SBMPTN dan SNMPTN tahun sebelumnya. Sementara indeks wilayah ditentukan dengan mempertimbangkan azas pemerataan. "Sementara kebijakan sistem penilaian lokal diserahkan kepada masing-masing PTN," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh saat me-launching program Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014 di Grand Preanger, Rabu (11/12). beberapa waktu yang lalu.

Adapun mekanisme seleksi SNMPTN ini dilakukan secara bertahap, siswa pelamar diseleksi di perguruan tinggi negeri (PTN) pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi (prodi).

Untuk siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan prodi dan ketersediaan daya tampung.

Selain bisa dilihat di media massa, hasil seleksi SNMPTN 2014 juga bisa dilihat langsung secara online di http://www.snmptn.ac.id/. serta situs Perguruan Tinggi masing-masing Pendaftar.



Denaihati
PETUNJUK LENGKAP PENDAFTARAN SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) TAHUN 2014

PETUNJUK LENGKAP PENDAFTARAN SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN) TAHUN 2014

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)
TAHUN 2014

Logo
PETUNJUK LENGKAP
SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI
TAHUN 2014

Latar Belakang

Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.
Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.
Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah seharusnya melakukan kewajiban untuk mendorong dan mendukung siswanya dalam proses pendaftaran siswanya.

Tujuan

Tujuan SNMPTN adalah:
  • memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  • mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri.

Ketentuan Umum

  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  • Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.

Ketentuan Khusus

Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:
  • SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN.
  • Telah mengisi PDSS

Persyaratan Siswa Pelamar

Pendaftaran

Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 yang:
  • mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014,
  • memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,
  • memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (sampai semester 7 bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.

Penerimaan

Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Tata Cara Mengikuti SNMPTN

Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran.

Pengisian dan Verifikasi PDSS

  • Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  • Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  • Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pendaftaran

  1. Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
    Sekolah dan/atau siswa pelamar yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia.

Jadwal SNMPTN

Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:
Pengisian PDSS 6 Januari – 6 Maret 2014
dan selanjutnya diisikan secara berkala tiap akhir semester
Pendaftaran 17 Februari – 31 Maret 2014
Proses Seleksi 1 April – 26 Mei 2014
Pengumuman Hasil Seleksi 27 Mei 2014
Pendaftaran Ulang di PTN
masing-masing bagi yang lulus seleksi
17 Juni 2014
bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014

Program Studi dan Jumlah Pilihan

  • Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
  • Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Siswa SMK/MAK hanya diijinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  • Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2014 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

Biaya Seleksi

Biaya seleksi ditanggung Pemerintah, sehingga siswa pelamar tidak dikenai biaya seleksi.

Prinsip dan Mekanisme Seleksi

Prinsip Seleksi

Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:
  • mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas secara akademik dengan menggunakan nilai rapor, prestasi-prestasi akademik lainnya, dan hasil ujian nasional,
  • memperhitungkan rekam jejak kinerja sekolah,
  • menggunakan rambu-rambu kriteria seleksi nasional dan kriteria yang ditetapkan oleh masing-masing PTN secara objektif, adil, dan akuntabel; sehingga daya tampung PTN tidak harus dipenuhi.

Mekanisme Seleksi

Seleksi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:
  • Siswa pelamar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  • Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.

Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan

Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut:
  • Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya
  • Siswa yang melakukan kecurangan pada tahun 2014 dibatalkan status kelulusan SNMPTN.

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana

  • Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  • Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450.
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2014 Gedung Rektorat Unpad,
    Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung 40135,
    Telepon (022) 842 88842,
    Faksimile (022) 842 88899

Lain-lain

  • Siswa pelamar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  • Perubahan ketentuan yang berkait an dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2014 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
Denaihati