Inilah Foto 33 Finalis Miss Indonesia 2013

Miss Indonesia 2013 adalah kontes Miss Indonesia yang ke-9 yang tahun ini mengambil tema "Beauty for The World". Malam puncak Miss Indonesia 2013 akan diselenggarakan pada tanggal 20 Februari 2013 di Hall D2 Jakarta International Expo, Jakarta. 
Inilah Foto 33 Finalis Miss Indonesia 2013
Adapun pengisi acara yang akan memeriahkan malam puncak tersebut adalah : NOAH, Bunga Citra Lestari, Cakra Khan, Febri Idol, Dion Idol, dan Yoda Idol, serta dipandu oleh Daniel Mananta, Jennifer Sumia (Runner-up II Miss Indonesia 2012), Javier Justin, dan Ovi Dian Aryani (Runner-up I Miss Indonesia 2012). Acara ini turut dihadiri oleh Miss World 2012, Yu Wenxia dari China bersama Ketua Organisasi Miss World, Julia Morley.

Di akhir acara, Miss Indonesia 2012, Ines Putri akan memahkotai penerusnya. Pemenang Miss Indonesia 2013 akan mewakili Indonesia dalam Miss World 2013 di Jakarta, Indonesia.
Inilah Foto 33 Finalis Miss Indonesia 2013
Berikut ini adalah Foto 33 Finalis Miss Indonesia 2013 :













Seperti tahun sebelumnya, penilaian Miss Indonesia 2013 didasari oleh kriteria “MISS”, yakni memiliki Manner, Impressive, Social, dan Smart. Selain mengandalkan kriteria "MISS", para peserta pun dapat berkompetisi meraih predikat penilaian melalui sesi jalur cepat (fast track).

Kita tunggu siapa yang bakal menjadi Pemenang Miss Indonesia 2013 


Sumber Gambar :  
http://missindonesia.co.id/contestants

Denaihati

PETUNJUK SINGKAT PROGRAM BIDIKMISI 2013


Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang diberikan pada mahasiswa baru yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik. Proses perekrutan Bidikmisi dimulai sebelum pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

SELEKSI MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI YANG DIFASILITASI
1. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)
3. Seleksi lokal (mandiri) masuk Perguruan Tinggi Negeri (difasilitasi 1 Perguruan Tinggi)

PEMBIAYAAN
Bidikmisi memberikan fasilitas kepada penerima program ini sebagai berikut
  1. Bantuan biaya hidup sesedikitnya sebesar Rp600.000 rupiah per bulan yang diberikan pada penerima langsung
  2. Bantuan biaya penyelenggaraan pendidikan sebesar besarnya Rp400.000 rupiah per bulan yang dikelola oleh perguruan tinggi untuk membebaskan biaya pendidikan.
  3. Biaya kedatangan pertama (resettlement) yang diberikan 1 kali pada semester 1.
Bantuan biaya hidup diberikan setiap bulan atau maksimal 3 bulan didepan kepada penerima dengan teknis yang diatur masing masing perguruan tinggi negeri.

PROSEDUR PENDAFTARAN
Prosedur pendaftaran program Bidikmisi 2013 adalah sebagaimana dijelaskan sebagai berikut :

PENDAFTARAN BIDIKMISI
Tahapan pendaftaran program Bidikmisi adalah sebagai berikut
  1. Sekolah melakukan pendaftaran pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/daftar dan ikuti petunjuk pendaftaran yang tertera
  2. Sekolah akan mendapatkan kode akses yang akan diverifikasi paling lama 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
  3. Sekolah menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang sudah diverifikasi pada laman http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/login
  4. Sekolah mengisi data yang dibutuhkan mulai data unas, prestasi murid dalam sekolah, daftar siswa yang akan lulus 2013 dan sudah lulus 2012 dan merekomendasikan yang memenuhi persyaratan program Bidikmisi
  5. Siswa mendaftar bidikmisi melalui http://daftar.bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan mengisi data sesuai petunjuk di dalam sistem pendaftaran
  6. Siswa yang sudah sampai pada tahapan memilih seleksi akan mendapatkan PIN yang jika diminta dapat digunakan pada laman pendaftaran seleksi masuk

Persiapan dokumen yang harus disiapkan oleh masing masing pendaftar program Bidikmisi :
  1. Kartu dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang bisa dicetak seusai ujian nasional di sistem pendaftaran Bidikmisi
  2. Surat keterangan miskin dari desa/kelurahan setempat, dalam hal tidak memiliki akses terhadap desa/kelurahan bisa diganti dengan surat keterangan dari RT/RW/tokoh masyarakat.
  3. Surat keterangan gaji (khusus pegawai negeri/swasta) atau surat pernyataan dari orang tua (khusus pegawai informal/wiraswasta) yang mencantumkan rata rata pendapatan selama 6 bulan terakhir dari ayah dan ibu.
  4. Fotokopi tagihan listrik, tagihan air, tagihan internet, bukti pembayaran PBB bila ada untuk 3 bulan terakhir. Dalam hal listrik, air dan internet dipakai bersama agar ditambahkan surat keterangan estimasi pengeluaran bulanan.
  5. Bukti bukti prestasi yang dicantumkan dalam bentuk sertifikat / foto piala yang mencantumkan nama dan diperkuat dengan surat keterangan dari sekolah.
  6. Surat keterangan/dokumen/ijasah dari kepada sekolah tentang kelulusan jenjang pendidikan sebelumnya.
  7. Fotokopi raport / laporan hasil studi dari semester 1
Semua dokumen tidak perlu dikirimkan ke PT yang dilamar, hanya perlu dibawa pada saat pendaftaran ulang mahasiswa. Hal ini berlaku kecuali ditentukan lain oleh PT Terkait.

PENDAFTARAN SELEKSI MASUK
Seusai mendaftar Bidikmisi, peminat harus mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi. Diantaranya

SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Lokal (Mandiri)
Pendaftar Bidikmisi agar mengikuti ketentuan dan prosedur yang ditetapkan oleh masing masing seleksi tersebut.

MENGIKUTI SELEKSI MASUK
Peserta yang sudah terdaftar akan diseleksi sesuai dengan ketentuan masing masing seleksi masuk, dan jika lulus seleksi masuk, dapat melakukan daftar ulang dengan ketentuan panitia seleksi masuk dan Bidikmisi

PENDAFTARAN ULANG PROGRAM BIDIKMISI
Peserta yang lulus seleksi masuk (SNMPTN, SBMPTN, Seleksi Mandiri) agar membawa dokumen yang disyaratkan panitia seleksi masuk dan program Bidikmisi.

YANG PERLU DIKETAHUI DALAM PROGRAM BIDIKMISI
Berikut ini hal hal yang perlu anda ketahui tentang program Bidikmisi
  1. Pendaftaran program Bidikmisi bebas biaya, baik biaya daftar, biaya seleksi dan biaya biaya lainnya. Anda wajib melaporkan pihak yang masih memungut biaya dalam program ini ke bidikmisi@dikti.go.id untuk kami tindak tegas
  2. Bidikmisi membebaskan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi negeri
  3. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan, bukan seleksi masuk sehingga peserta harus lulus seleksi masuk perguruan tinggi negeri untuk mendapat program Bidikmisi
  4. Sekolah wajib memfasiltiasi rekomendasi program Bidikmisi, jika ada sekolah yang tidak memfasilitasi bisa dilaporkan ke bidikmisi@dikti.go.id untuk kami koordinasikan.
  5. Kecurangan dalam hal rekomendasi, seleksi dan verifikasi bidikmisi akan secara langsung merugikan pendaftar lainnya. Jika dijumpai hal hal seperti yang sudah disebutkan agar melaporkan ke bidikmisi@dikti.go.id
Portal Bidikmisi dapat dihubungi melalui media resmi sebagai berikut
  1. email melalui bidikmisi@dikti.go.id
  2. facebook melalui http://facebook.com/program.bidik.misi
  3. twitter melalui http://twitter.com/bidikmisi
  4. helpdesk melalui http://bidikmisi.dikti.go.id/bantuan
  5. Chat resmi melalui laman website http://bidikmisi.dikti.go.id
Sumber : http://bidikmisi.dikti.go.id




Denaihati
PASSING GRADE SNMPTN 2013

PASSING GRADE SNMPTN 2013

PASSING GRADE 
SNMPTN 2013

Passing Grade merupakan suatu standar (grade) dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SNMPTN yang mengindikasikan kira-kira peserta masuk tidak dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut.

Passing grade umumnya tidak bisa dipatok secara pasti sebab passing grade sendiri timbul dari nilai-nilai para pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut dan selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Namun, dalam konteks lain passing grade pun, dapat diprediksi dengan melihat daya tampung dan kuota yang diterima serta tingkat keketatan persaingan tahun sebelumnya.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Maka dari itu, tentu salah satu kunci sukses SNMPTN 2013 adalah mengetahui prediksi passing grade dari perguruan tinggi negeri yang akan kita pilih, lalu membandingkannya dengan kemampuan kita (passing grade yang kita capai dalam try out). Hal ini perlu untuk menyesuaikan kemampuan dengan jurusan yang akan dipilih pada SNMPTN, kita harus terlebih dahulu mengetahui berapa perkiraan / prediksi passing grade yang dapat kita capai.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Dibawah ini saya cantumkan data passing grade PTN seluruh Indonesia yang diambil dari berbagai sumber.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Cara menghitung passing grade
Anda dapat menghitung passing grade untuk memprediksi kemampuan anda setelah anda menyelesaikan soal try out SNMPTN dan mencocokannya dengan kunci jawaban, dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – (S x 1) x 100
-----------------------------JS x 4
Keterangan :
B = Jumlah jawaban benar
S = Jumlah jawaban salah
JS = Jumlah soal
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Misalnya :
Hari pertama, Amri menjawab 25 soal SNMPTN dengan benar, 25 soal salah dan 25 soal tidak dijawab. Maka passing grade amri pada hari pertama adalah :
(25×4)-(25×1) x 100 = 25
--------75×4
Jadi passing grade Amri pada hari pertama adalah 25%
Hari kedua, Amri menjawab 20 soal SNMPTN dengan benar, 10 soal salah, dan 45 soal tidak dijawab. Maka passing grade Amri pada hari kedua adalah :
(20×4)-(10×1) x 100 = 23.3
---------75×4
Jadi passing grade Andi pada hari kedua adalah 23.3%
Passing Grade Andi adalah rata-rata dari passing grade hari pertama dan passing grade hari kedua. Tepatnya sebagai berikut:
Passing Grade Total =PGH1 + PGH2
------------------------------2
Keterangan :
PGH1 = Passing Grade Hari Pertama
PGH2 = Passing Grade Hari Kedua
Jadi passing grade total dari Andi adalah = (25%+23.3%)/2 = 24.15%
Perhitungan passing grade juga bisa dilakukan sekaligus, maksud saya hari pertama dan hari kedua dihitung langsung.
PG = ((B1+B2)*4) – ((S1+S2)*1) x 100
-------------------(JS1+JS2)*4
Keterangan :
B1 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari I
B2 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari II
S1 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari I
S2 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari II
JS1 = Jumlah soal di SNMPTN hari I
JS2 = Jumlah soal di SNMPTN hari II

Data prediksi passing grade terbaru (2012)
PRODI PALING DIMINATI DARI BEBERAPA UNIVERSITAS
I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)
JURUSAN IPA
  1. STEI–65,7%
  2. FTI–62,5%
  3. FTTM–59,8%
  4. FTMD–58,7%
  5. FTSL–56,5%
  6. SAPPK–55,2%
  7. SF–54,4%
  8. FITB–52,9%
  9. STIH-Sains–49,3%
  10. FMIPA–47,8%
  11. STIH-Rekayasa–39,8%
II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)
JURUSAN IPA
  1. Pendidikan Dokter – - UI (59,8%)
  2. Teknik Elektro – - UI (58,6%)
  3. Farmasi – - UI (58,4%)
  4. Teknik Kimia/TGP – - UI (57,4%)
  5. Teknik Industri – - UI (54%)
  6. Ilmu Komputer – - UI (52,8%)
  7. Teknik Mesin – UI (52%)
  8. Pendidikan Dokter Gigi – UI (51,2%)
  9. Teknik Metalurgi dan Material – UI (47,4%)
  10. Arsitektur – UI (47,2%)
JURUSAN IPS
  1. Akuntansi – UI (63,9%)
  2. Ilmu Hubungan Internasional – UI (63,1%)
  3. Manajemen – UI (61%)
  4. Psikologi – UI (60,6%)
  5. Ilmu Komunikasi – UI (58,3%)
  6. Ilmu Ekonomi - UI (56,4%)
  7. Ilmu Hukum – UI (56,2%)
  8. Sastra Inggris – UI (53,8%)
  9. Ilmu Administrasi Niaga – UI (52,9%)
  10. Sastra Perancis – UI (50,1%)
  11. Kriminologi – UI (49,6%)
  12. Ilmu Administrasi Negara – UI (49%)
  13. Ilmu Politik – UI (47,8%)
  14. Sastra Cina – UI (47,8%)
  15. Sastra Rusia – UI (46,7%
  16. Ilmu Administrasi Fiskal – UI (46,6%)
  17. Ilmu Filsafat – UI (46,6%)
  18. Sastra Jerman – UI (46,4%)
  19. Ilmu Kesejahteraan Sosial – UI (44,9%)
  20. Arkeologi – UI (44,7%)
  21. Sastra Jepang – UI (50,3%)
  22. Sosiologi – UI (44,5%)
  23. Sastra Arab – UI (43,8%)
  24. Ilmu Sejarah – UI (43,2%)
  25. Antropologi Sosial – UI (42%)
III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)
JURUSAN IPA
  1. Pendidikan Dokter – UGM (59,3%)
  2. Teknik Elektro – UGM (57,4%)
  3. Ilmu Komputer – UGM (56,5%)
  4. Teknik Kimia – UGM (54,8%)
  5. Arsitektur – UGM (51,4%)
  6. Teknik Mesin – UGM (51,4%)
  7. Pendidikan Dokter Gigi – UGM (50%)
  8. Biologi – UGM (47,2%)
JURUSAN IPS
  1. Akuntansi – UGM (62,1%)
  2. Psikologi – UGM (58,7%)
  3. Ilmu Hubungan Internasional – UGM (58,5%)
  4. Manajemen – UGM (57,9%)
  5. Ilmu Komunikasi – UGM (57,4%)
  6. Sastra Inggris – UGM (56,6%)
  7. Ilmu Ekonomi – UGM (55,6%)
  8. Ilmu Hukum – UGM (54,1%)
  9. Ilmu Administrasi Negara – UGM (50,5%)
  10. Ilmu Pemerintahan – UGM (50,4%)
  11. Sastra Jepang – UGM (50%)
  12. Sastra Perancis – UGM (47,1%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
JURUSAN IPA
1. Teknik Informatika – ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro – ITS (57,7%)
3. Teknik kimia – ITS (56,6%)
4. Teknik Industri – ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan – ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin – ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi – ITS (47,4%)
V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter – UNAIR (58,6%)
2. Farmasi – UNAIR (53,8%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi – UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi – UNAIR (57,4%)
3. Psikologi – UNAIR (56,4%)
4. Manajemen – UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum – UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (48,5%)
8. Sastra Inggris – UNAIR (45,8%)
9. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (47,9%)

VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter – UNPAD (58%)
2. Farmasi – UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi – UNPAD (47,8%)
4. Psikologi – UNPAD (47,7%)
5. Statistika – UNPAD (47,2%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi – UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional – UNPAD (58,1%)
4. Manajemen – UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan – UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga – UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum – UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara – UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris – UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan – UNPAD (43%)
VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)
JURUSAN IPA
1. Pendidikan Dokter – UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro – UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri – UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur – UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin – UNDIP (47,8%)
JURUSAN IPS
1. Akuntansi – UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi – UNDIP (51,6%)
3. Manajemen – UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum – UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan – UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan – UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga – UNDIP (43%)
VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)
JURUSAN IPA
  1. Pendidikan Dokter – UNSRI (56,5%)
  2. Teknik Informatika – UNSRI (52,2%)
  3. Pendidikan Dokter Gigi – UNSRI (50,1%)
JURUSAN IPS
  1. Akuntansi – UNSRI (53,7%)
  2. Ilmu Hukum – UNSRI (50,7%)
  3. 3. Pend. B. Inggris – UNSRI (50,2%)

    IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – UB (55,1%)
    2. Teknik Elektro – UB (52,9%)
    3. Arsitektur – UB (47,1%)
    JURUSAN IPS
    1. Akuntansi – UB (57,3%)
    2. Manajemen – UB (54,5%)
    3. Ilmu Administrasi Publik – UB (49,3%)
    4. Ilmu Hukum – UB (48,3%)
    5. Ilmu Administrasi Bisinis – UB (44,7%)
    6. Ekonomi Pembangunan – UB (43,1%)
    7. Sastra Inggris – UB (42,3%)
    X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU)
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – USU (55,1%)
    2. Farmasi – USU (53,2%)
    3. Pendidikan Dokter Gigi – USU (50,3%)
    JURUSAN IPS
    1. 1Manajemen – USU (53,1%)
    2. Ekonomi Pembangunan – USU (52,5%)
    3. Ilmu Hukum – USU (51,2%)
    4. Sastra Inggris – USU (50,6%)
    5. Akuntansi – USU (50,5%)
    6. Ilmu Administrasi Negara – USU (50,2%)

    XI. UNIVERSITAS ANDALAS
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – UNAND (54,6%)
    2. Farmasi – UNAND (51,4%)
    JURUSAN IPS
    1. Akuntansi – UNAND (53,9%)
    2. Ilmu Hubungan Internasional – UNAND (52,2%)
    3. Manajemen – UNAND (50,4%)

    XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS)
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – UNHAS (55,7%)
    2. Farmasi – UNHAS (53,8%)
    3. Pendidikan Dokter Gigi – UNHAS (50,6%)
    JURUSAN IPS
    1. Akuntansi – UNHAS (52,6%)
    2. Manajemen – UNHAS (52,4%)
    3. Ilmu Hubungan Internasional – UNHAS (51%)
    4. Sastra Inggris – UNHAS (50,6%)
    5. Ilmu Pemerintahan – UNHAS (50,2%)
    6. Ilmu Hukum – UNHAS (50%)
    XIII. UNIVERSITAS UDAYANA
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – UNUD (52,5%)
    JURUSAN IPS
    1. Manajemen – UNUD (48,2%)
    2. Akuntansi – UNUD (45,9%)
    XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO
    JURUSAN IPA
    1. Pendidikan Dokter – UNS (57,2%)
    2. Farmasi – UNS (56,4%)
    JURUSAN IPS
    1. Manajemen – UNS (54,9%)
    2. Manajemen – Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
    3. Akuntansi – Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
    4. Desain Komunikasi Visual – Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
    5. Ilmu Administrasi Negara – Univ. 11 Maret Solo (53,5%)
    XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)
    JURUSAN IPS
    1. Ilmu Komunikasi – UNILA (47,7%)
    2. Ekonomi Pembangunan – UNILA (46,1%)
    3. Ilmu Administrasi Niaga – UNILA (42,6%)
    XVI. INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)
    JURUSAN IPA
    1.Ilmu Gizi – IPB (56,3%)
    2.Teknologi Industri Pertanian-IPB (56,3 %)
    3.Agribisnis – IPB (54,2%)
    4.Ilmu Komputer – IPB (53,2%)
    5.Teknologi Pangan – IPB (52,8%)
    6.Manajemen – IPB (50,1%)
    PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA.
    INSTITUTE TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER (ITS)
    JURUSAN IPA
    1. Arsitektur – ITS (42.77%)
    2. Biologi – ITS – (31.5%)
    3. Desain Produk Industri – ITS (33.22%)
    4. Fisika – ITS (35.69%)
    5. Kimia – ITS (34.16%)
    6. Matematika – ITS (36.11%)
    7. Statistika – ITS (38.91%)
    8. Teknik Elektro – ITS (49.13%)
    9. Teknik Fisika – ITS (40.19%)
    10. Teknik Geodesi – ITS (38.16%)
    11. Teknik Industri – ITS (48.22%)
    12. Teknik Informatika – ITS (49.94%)
    13. Teknik Kelautan – ITS (42.47%)
    14. Teknik Kimia – ITS (48.80%)
    15. Teknik Lingkungan – ITS (39%)
    16. Teknik Material – ITS (35.16%)
    17. Teknik Mesin – ITS (44.27%)
    18. Teknik Perkapalan – ITS (47.36%)
    19. Teknik Sipil – ITS (45.33%)
    20. Teknik Sistem Perkapalan – ITS (43.47%)
    II. UNIVERSITAS AIRLANGGA
    JURUSAN IPA
    1. Biologi – UNAIR (31.80%)
    3. Fisika – UNAIR (32.22%)
    4. Kedokteran Hewan – UNAIR (36.25%)
    5. Kesehatan Masyarakat – UNAIR (35.69%)
    6. Kimia – UNAIR (32.30%)
    7. Matematika – UNAIR (33.66%)
    8. Pendidikan DokteR (Gigi – UNAIR (49%)
    JURUSAN IPS
    1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%)
    2. Ekonomi Akuntansi – UNAIR (46.81%)
    3. Ekonomi Manajemen – UNAIR (44.40%)
    4. Ekonomi Pembangunan – UNAIR (42.87%)
    5. Ilmu Administrasi Negara – UNAIR (40.31%)
    6. Ilmu Hubungan Internasional – UNAIR (43.21%)
    7. Ilmu Hukum – UNAIR (39.5%)
    8. Ilmu Komunikasi – UNAIR (41.75%)
    9. Ilmu Politik – UNAIR (34.75%)
    10. Ilmu Sejarah – UNAIR (31.71%)
    11. Psikologi – UNAIR (39.62%)
    12. Sastra Indonesia – UNAIR (31.03%)
    13. Sastra Inggris – UNAIR (31.18%)
    14. Sosiologi – UNAIR (32.12%)
    III. UNIVERSITAS HASSANUDIN
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNHAS (29.02%)
    2. Arsitektur – UNHAS (39.16%)
    3. Biologi – UNHAS (28.77%)
    4. Budi Daya Perairan – UNHAS (28.30%)
    6. Fisika – UNHAS (29.16%)
    7. Geofisika (Meteorologi) – UNHAS (36.66%)
    8. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNHAS (26.66%)
    9. Ilmu Kelautan – UNHAS (33.83%)
    10. Ilmu Tanah – UNHAS (29.16%)
    11. Kesehatan Masyarakat – UNHAS (28.47%)
    12. Kimia – UNHAS (27.77%)
    13. Manajemen Hutan – UNHAS (28.05%)
    14. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNHAS (27.36%)
    15. Matematika – UNHAS (29.16%)
    16. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNHAS (28.88%)
    17. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNHAS (23.88%)
    20. Produksi Ternak – UNHAS (27.36%)
    21. Sastra Arab – UNHAS (24.53%)
    22. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNHAS (28.05%)
    23. Sosial Ekonomi Peternakan – UNHAS (24.16%)
    24. Statistika – UNHAS (33.38%)
    25. Teknik Elektro – UNHAS (39.16%)
    26. Teknik Geologi – UNHAS (34.52%)
    27. Teknik Mesin – UNHAS (35.55%)
    28. Teknik Perkapalan – UNHAS (39.86%)
    29. Teknik Pertanian – UNHAS (31.33%)
    30. Teknik Sipil – UNHAS (35.55%)
    31. Teknologi Hasil Hutan – UNHAS (27.96%)
    32. Teknologi Hasil Pertanian – UNHAS (34.44%)
    JURUSAN IPS
    1. Antropologi Sosial – UNHAS (30.31%)
    2. Arkeologi – UNHAS (28.28%)
    3. Ekonomi Akuntansi – UNHAS (43.75%)
    4. Ekonomi Manajemen – UNHAS (41.18%)
    5. Ekonomi Pembangunan – UNHAS (35.78%)
    6. Ilmu Administrasi Negara – UNHAS (38.75%)
    7. Ilmu Hubungan Internasional – UNHAS (38.90%)
    8. Ilmu Hukum – UNHAS (33.75%)
    9. Ilmu Komunikasi – UNHAS (33.15%)
    10. Ilmu Pemerintahan – UNHAS (33.90%)
    11. Ilmu Politik – UNHAS (29.75%)
    12. Ilmu Sejarah – UNHAS (28.59%)
    13. Sastra Daerah – Untuk Sast.Bugis (Makasar) – UNHAS (23.90%)
    14. Sastra Indonesia – UNHAS (27.18%)
    15. Sastra Inggris – UNHAS (29.34%)
    16. Sastra Perancis – UNHAS (28.62%)
    17. Sosiologi – UNHAS (30.09%)
    IV. UNIVERSITAS UDAYANA
    JURUSAN IPA
    1. Arsitektur – UNUD (36.52%)
    2. Biologi – UNUD (28.05%)
    3. Fisika – UNUD (28.5%)
    4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNUD (26.38%)
    5. Kedokteran Hewan – UNUD (32.02%)
    6. Kimia – UNUD (27.66%)
    7. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNUD (26.52%)
    9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNUD (26.38%)
    10. Produksi Ternak – UNUD (27.5%)
    11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNUD (27.36%)
    12. Teknik Elektro – UNUD (39.16%)
    13. Teknik Mesin – UNUD (35.36%)
    14. Teknik Sipil – UNUD (33.66%)
    15. Teknologi Hasil Pertanian – UNUD (29.30%)
    JURUSAN IPS
    1. Agronomi – UNUD (27.36%)
    2. Arkeologi – UNUD (28.28%)
    3. Ekonomi Akuntansi – UNUD (37.18%)
    4. Ekonomi Manajemen – UNUD (39.37%)
    5. Ekonomi Pembangunan – UNUD (37.03%)
    6. Ilmu Hukum – UNUD (31.09%)
    7. Ilmu Sejarah – UNUD (20.31%)
    8. Ilmu Tanah – UNUD (27.63%)
    9. Pariwisata Budaya D4 – UNUD (26.87%)
    10. Sastra Daerah – Untuk Sastra Bali – UNUD (23.59%)
    11. Sastra Daerah – Untuk Sastra Jawa – UNUD (22.81%)
    12. Sastra Indonesia – UNUD (26.87%)
    13. Sastra Inggris – UNUD (28.75%)
    14. Seni Rupa Murni – UNUD (26.34%)
    V. UNIVERSITAS MULAWARMAN
    JURUSAN IPA
    1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNMUL (23.47%)
    2. Ilmu Tanah – UNMUL (28.61%)
    3. Manajemen Hutan – UNMUL (23.22%)
    4. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNMUL (22.08%)
    5. Pend. Biologi – UNMUL (25.41%)
    6. Pend. Fisika – UNMUL (25.27%)
    7. Pend. Kimia – UNMUL (24.72%)
    8. Pend. Matematika – UNMUL (23.88%)
    9. SosiaL Ekonomi Perikanan – UNMUL (21.66%)
    10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNMUL (28.88%)
    11. Teknologi Hasil Hutan – UNMUL (26.38%)
    JURUSAN IPS
    1. Agronomi – UNMUL (22.08%)
    2. Budi Daya Perairan – UNMUL (26.36%)
    3. Ekonomi Akuntansi – UNMUL (35.15%)
    4. Ekonomi Manajemen – UNMUL (36.87%)
    5. Ekonomi Pembangunan – UNMUL (35.46%)
    6. Ilmu Administrasi Negara – UNMUL (31.56%)
    7. Ilmu Pemerintahan – UNMUL (34.06%)
    8. Ilmu Sosiatri – UNMUL (25.59%)
    9. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNMUL (25.62%)
    10. Pend. Bhs. Inggris – UNMUL (29.53%)
    11. Pend. Ekonomi – UNMUL (24.53%)
    12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNMUL (24.84%)
    VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
    JURUSAN IPA
    1. Biologi – UNNESA (30.25%)
    2. fisika – UNNESA (30.58%)
    3. Ilmi Keolahragaan – UNNESA (29.64%)
    4. Kimia – UNNESA (30.58%)
    5. Matematika – UNNESA (30.68%)
    6. Pend. Biologi – UNNESA (28.05%)
    7. Pend. Fisika – UNNESA (27.01%)
    8. Pend. Teknik Bangunan – UNNESA (28%)
    9. Pend. Teknik Elektro – UNNESA (30.63%)
    10. Pend. Teknik Mesin – UNNESA (30.15%)
    11. Teknik Elektro D3 – UNNESA (28%)
    12. Teknik Mesin D3 – UNNESA (29.62%)
    13. Teknik Sipil D3 – UNNESA (27.62%)
    14. Pend. Kimia – UNNESA (27.69%)
    15. Pend. Matematika – UNNESA (27.72%)
    JURUSAN IPS
    1. Bahasa dan Sastra Indonesia – UNNESA (29.41%)
    2. Bahasa dan Sastra Inggris – UNNESA (29.41%)
    3. Bimbingan dan Konseling – UNNESA (25.75%)
    4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNNESA (28.66%)
    5. Pend. Bhs. Inggris – UNNESA (31.97%)
    6. Pend. Bhs. Jepang – UNNESA (29.03%)
    7. Pend. Bhs. Jerman – UNNESA (29.44%)
    8. Pend. Ekonomi – UNNESA (29.06%)
    9. Pend. Geografi – UNNESA (30.43%)
    10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNNESA (28.19%)
    11. Pend. Kepelatihan Olahraga – UNNESA (28.63%)
    12. Pend. Kesejahteraan Keluarga – UNNESA (27.63%)
    13. Pend. Luar Biasa – UNNESA (27.41%)
    14. Pend. Luar Sekolah – UNNESA (27.63%)
    15. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNNESA (29.44%)
    16. Pend. Sejarah – UNNESA (29.34%)
    17. Pend. Seni Drama, Tari dan Musik – UNNESA (28.97%)
    18. Pend. Seni Rupa – UNNESA (28.41%)
    19. Teknologi Pendidikan – UNNESA (28.69%)
    VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNDANA (21.64%)
    2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNDANA (22.47%)
    3. Ilmu Tanah – UNDANA (25.36%)
    4. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNDANA (22.05%)
    5. Pend. Biologi – UNDANA (22.77%)
    6. Pend. Fisika D3 – UNDANA (20.80%)
    7. Pend. Kimia – UNDANA (22.5%)
    8. Pend. Matematika – UNDANA (25.27%)
    9. Pend. Teknik Bangunan – UNDANA (24%)
    10. Pend. Teknik Elektro – UNDANA (26.25%)
    11. Pend. Teknik Mesin – UNDANA (29.15%)
    12. Produksi Ternak – UNDANA (20.55%)
    13. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNDANA (23.33%)
    VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNCEN (22.08%)
    2. Budi Daya Hutan – UNCEN (26.38%)
    3. Pend. Biologi – UNCEN (22.77%)
    4. Pend. Fisika – UNCEN (21.80%)
    5. Pend. Kimia – UNCEN (22.5%)
    6. Pend. Matematika – UNCEN (25.27%)
    7. Produksi Ternak – UNCEN (27.77%)
    8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNCEN (22.08%)
    9. Teknik Sipil – UNCEN (31.66%)
    10. Teknik Sipil D3 – UNCEN (29.41%)
    JURUSAN IPS
    1. Antropologi Sosial – UNCEN (27.03%)
    2. Bimbingan dan Konseling – UNCEN (23.91%)
    3. Ekonomi Manajemen – UNCEN (35.62%)
    4. Ekonomi Pembangunan – UNCEN (33.75%)
    5. Ilmu Administrasi Negara – UNCEN (30.46%)
    6. Ilmu Administrasi Negara – UNCEN (26.34%)
    7. Ilmu Administrasi Niaga – UNCEN (27.75%)
    8. Ilmu Hukum – UNCEN (32.03%)
    9. Ilmu Hukum – UNCEN (27.43%)
    10. Ilmu Kesejahteraan Sosial – UNCEN (30.51%)
    11. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNCEN (23.28%)
    12. Pend. Bhs. Inggris – UNCEN (27.96%)
    13. Pend. Bhs. Inggris – UNCEN (29.15%)
    14. Pend. Ekonomi – UNCEN (24.84%)
    15. Pend. Geografi – UNCEN (24.53%)
    16. Pend. Geografi – UNCEN (24.53%)
    17. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNCEN (23.28%)
    18. Pend. Pancasila & Kewarganegaraa (PPKN) – UNCEN (24.84%)
    19. Pend. Sejarah – UNCEN (25.46%)
    20. Pend. Sejarah – UNCEN (26.71%)
    21. Sosiologi – UNCEN (28.59%)
    VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNLAN (27.36%)
    2. Arsitektur – UNLAN (32.36%)
    3. Budi Daya Hutan – UNLAN (27.36%)
    4. Budi Daya Perairan – UNLAN (25.36%)
    5. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNLAN (26.52%)
    6. Ilmu Tanah – UNLAN (28.75%)
    7. Manajemen Hutan – UNLAN (23.5%)
    8. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNLAN (23.88%)
    9. Pend. Biologi – UNLAN (26.66%)
    10. Pend. Kimia – UNLAN (23.47%)
    11. Pend. Matematika – UNLAN (25.55%)
    12. Pendidikan Dokter – UNLAN (36.80%)
    13. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNLAN (23.88%)
    14. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNLAN (27.5%)
    15. Teknik Sipil – UNLAN (31.76%)
    16. Teknologi Hasil Hutan – UNLAN (27.16%)
    17. Teknologi Hasil Perikanan – UNLAN (25.25%)
    JURUSAN IPS
    1. Ekonomi Akuntansi – UNLAN (38.43%)
    2. Ekonomi Manajemen – UNLAN (37.65%)
    3. Ekonomi Pembangunan – UNLAN (33.75%)
    4. Ilmu Administrasi Negara – UNLAN (28.75%)
    5. Ilmu Administrasi Niaga – UNLAN (28.75%)
    6. Ilmu Hukum – UNLAN (29.21%)
    7. Ilmu Pemerintahan – UNLAN (33.59%)
    8. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNLAM (25.93%)
    9. Pend. Bhs. Inggris – UNLAN (29.15%)
    10. Pend. Ekonomi – UNLAN (25.78%)
    11. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNLAN (23.28%)
    12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNLAN (24.84%)
    13. Pend. Sejarah – UNLAN (26.71%)
    IX. UNIVERSITAS HALUOLEO
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNHALU (20.54%)
    2. Budi Daya Perairan – UNHALU (23.19%)
    3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNHALU (21.47%)
    4. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNHALU (21.05%)
    5. Pend. Biologi – UNHALU (21.77%)
    6. Pend. Fisika – UNHALU (21.80%)
    7. Pend. Kimia – UNHALU (22.5%)
    8. Pend. Matematika – UNHALU (23.88%)
    9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian – UNHALU (22.38%)
    10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNHALU (22.08%)
    11. Teknik Elektro D3 – UNHALU (26%)
    12. Teknik Mesin D3 – UNHALU (28.62%)
    13. Teknik Sipil D3 – UNHALU (26.62%)
    JURUSAN IPS
    1. Antropologi Sosial – UNHALU (25.71%)
    2. Ekonomi Akuntansi – UNHALU (33.15%)
    3. Ekonomi Manajemen – UNHALU (32.53%)
    4. Ekonomi Pembangunan – UNHALU (31.03%)
    5. Ilmu Administrasi Negara – UNHALU (25.34%)
    6. Ilmu Komunikasi – UNHALU (32.21%)
    7. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah – UNHALU (23.28%)
    8. Pend. Bhs. Inggris – UNHALU (27.96%)
    9. Pend. Ekonomi – UNHALU (23.84%)
    10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi – UNHALU (23.28%)
    11. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) – UNHALU (23.84%)
    12. Pend. Sejarah – UNHALU (24.46%)
    13. Psikologi Pendidikan – UNHALU (?)
    14. Sosiologi – UNHALU (27.59%)
    X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi – UNSRAT (27.5%)
    2. Arsitektur – UNSRAT (32.36%)
    3. Budi Daya Perairan – UNSRAT (24.36%)
    4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan – UNSRAT (26.52%)
    5. Ilmu Kelautan – UNSRAT (31.30%)
    6. Ilmu Tanah – UNSRAT (27.5%)
    7. Manajemen Sumber Daya Perairan – UNSRAT (23.05%)
    8. Nutrisi dan Makanan Ternak – UNSRAT (27.5%)
    9. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan – UNSRAT (23.75%)
    10. Pendidikan Dokter – UNSRAT (37.80%)
    11. Produksi Ternak – UNSRAT (23.88%)
    12. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) – UNSRAT (27.5%)
    13. Sosial Ekonomi Peternakan – UNSRAT (24.72%)
    14. Teknik Elektro – UNSRAT (39.02%)
    15. Teknik Mesin – UNSRAT (33.33%)
    16. Teknik Pertanian – UNSRAT (28.61%)
    17. Teknik Sipil – UNSRAT (32.66%)
    18. Teknologi Hasil Perikanan – UNSRAT (24.25%)
    JURUSAN IPS
    1. Antropologi Sosial – UNSRAT (26.71%)
    2. Ekonomi Akuntansi – UNSRAT (37.5%)
    3. Ekonomi Manajemen – UNSRAT (37.65%)
    4. Ekonomi Pembangunan – UNSRAT (34.53%)
    5. Ilmu Administrasi Negara – UNSRAT (30.31%)
    6. Ilmu Administrasi Niaga – UNSRAT (29.53%)
    7. Ilmu Hukum – UNSRAT (33.59%)
    8. Ilmu Komunikasi – UNSRAT (33.15%)
    9. Ilmu Pemerintahan – UNSRAT (34.06%)
    10. Ilmu Politik – UNSRAT (27.40%)
    11. Ilmu Sejarah – UNSRAT (27.03%)
    12. Sastra Indonesia – UNSRAT (25.62%)
    13. Sastra Jepang – UNSRAT (27.66%)
    14. Sastra Jerman – UNSRAT (27.53%)
    15. Sosiologi – UNSRAT (29.21%)
    XI. INSTITUT PERTANIAN BOGOR
    JURUSAN IPA
    1. Agronomi dan hortikultura (49,8 %)
    2. Arsitektur lansekap (38,6%)
    3. Biokimia (42,7%)
    4. Biologi (44,3%)
    5. Ekonomi sumberdaya dan lingkungan (36,4%)
    6. Ilmu dan teknologi kelautan (36 %)
    7. Kimia (33,1%)
    8. Komunikasi dan pengembangan masyarakat (30,2%)
    9. Konservasi sumberdayahutan& ekowisata (32,3%)
    10. Manajemen hutan (29,3 %)
    11. Statistika (48 %)
    12. Teknik mesin dan biosistem (35,2%)
    13. Teknologi hasil hutan (39,5%)
    14. Nutrisi dan teknologi pakan (38,3%)
    15. Teknologi produksi ternak (32,2%)
    16. Teknik sipil dan lingkungan (32,7%)
    17. Teknologi & manajemen perikanan budidaya (33,1%)
    18. Ekonomi dan studi pembangunan (31,1%)
    19. Ekonomi syariah (30,5%)
    20. Manajemen sumberdaya lahan (33,4%)
    21. Proteksi tanaman (32,7%)
    22. Manajemen sumberdaya perairan (35,3%)
    23. Teknologi hasil perairan (36,3%)
    24. Teknologi & manajemen perikanan tangkap (33,3%)
    25. Silvikultur (32,2%)
    26. Meteorologi terapan (31,6%)
    27. Matematika (44,7%)
    28. Fisika (38,2%)
    29. Ilmu keluarga dan konsumen (31,3%)
    XII.UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
    JURUSAN IPA
    1. PENDIDIKAN MATEMATIKA – UPI (48,5%)
    2. PENDIDIKAN FISIKA– UPI (39,2%)
    3. PENDIDIKAN BIOLOGI– UPI (42,5%)
    4. PENDIDIKAN KIMIA– UPI (41,3%)
    5. PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER– UPI (46,7%)
    6. MATEMATIKA– UPI (33,4%)
    7. FISIKA– UPI (35,5%)
    8. BIOLOGI– UPI (32,4%)
    9. KIMIA– UPI (33,2%)
    10. ILMU KOMPUTER– UPI (42,3%)
    11. PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKT– UPI (32,5%)UR
    12. PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN– UPI (31,4%)
    13. PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO– UPI (30,1%)
    14. PENDIDIKAN TEKNIK MESIN– UPI (33,2%)
    15. TEKNIK ELEKTRO– UPI (29,5%)
    16. PENDIDIKAN TEKNOLOGI AGRO INDUSTRI – UPI (30,1%)
    17. TEKNIK SIPIL– UPI (29,1%)
    18. INTERNATIONAL PROGRAM ON SCIENCE OF EDUCATION (IPSE) – UPI (31,3%)
    19. TEKNIK ARSITEKTUR– UPI (31,2%)
    JURUSAN IPS
    1. ADMINISTRASI PENDIDIKAN – UPI (33,3%)
    2. BIMBINGAN DAN KONSELING – UPI (40,2%)
    3. PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH – UPI (33,4%)
    4. PENDIDIKAN LUAR BIASA – UPI (30,1%)
    5. TEKNOLOGI PENDIDIKAN – UPI (32,3%)
    6. PSIKOLOGI – UPI (38,7%)
    7. PKN– UPI (31,2%)
    8. PENDIDIKAN SEJARAH– UPI (30,3%)
    9. PENDIDIKAN GEOGRAFI – UPI (34,3%)
    10. ILMU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM – UPI (32,5%)
    11. MANAJEMEN RESORT DAN LEISURE – UPI (30,2%)
    12. MANAJEMEN PEMASARAN PARIWISATA – UPI (30,4%)
    13. MANAJEMEN INDUSTRI KATERING – UPI (31,7%)
    14. PENDIDIKAN BHS.DAN SASTRA INDONESIA – UPI (37,4%)
    15. PENDIDIKAN BAHASA DAERAH – UPI (36,3%)
    16. PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS – UPI (40,8%)
    17. PENDIDIKAN BAHASA ARAB– UPI (35,3%)
    18. PENDIDIKAN BAHASA JEPANG – UPI (35,5%)
    19. PENDIDIKAN BAHASA JERMAN – UPI (32,4%)
    20. PENDIDIKAN BAHASA PERANCIS– UPI (33,2%)
    21. BAHASA DAN SASTRA INGGRIS– UPI (38,3%)
    22. BAHASA DAN SASTRA INDONESIA – UPI (35,3%)
    23. PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA– UPI (29,3%)
    24. PENDIDIKAN TATA BOGA – UPI (28,2%)
    25. PENDIDIKAN TATA BUSANA– UPI (30,3%)
    26. PENDIDIKAN AKUNTANSI – UPI (36,8%)
    27. PENDIDIKAN MANAJEMEN BISNIS– UPI (36,2%)
    28. PENDIDIKAN MANAJEMEN PERKANTORAN – UPI (34,9%)
    29. PENDIDIKAN EKONOMI – UPI (38,3%)
    30. MANAJEMEN – UPI (42,3%)
    31. AKUNTANSI – UPI (40,6%)
    32. PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI– UPI (32,3%)
    33. PENDIDIKAN IPS– UPI (36,3%)
    34. PENDIDIKAN SOSIOLOGI– UPI (34,3%)
    35. PGSD KAMPUS CIBIRU– UPI (30,3%)
    36. PGPAUD KAMPUS CIBIRU– UPI (32,5%)
    37. PGSD KAMPUS SUMEDANG– UPI (28,3%)
    38. PGSD KAMPUS PURWAKARTA– UPI (26,3%)
    39. PGSD KAMPUS TASIKMALAYA– UPI (27,3%)
    40. PGSD KAMPUS SERANG– UPI (27,1%)
    41. PGSD KAMPUS BUMI SILIWANGI– UPI (29,3%)
    42. PGPAUD KAMPUS BUMI SILIWANGI– UPI (29,8%)
    43. ILMU KOMUNIKASI– UPI (24,3%)

    Semoga Bermanfaat !





    Denaihati

    Disini Ada Yang Mati

    Kisah mistis sepertinya masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah penikmat film Tanah Air. 

    Kembali sebuah Film bergenre horor garapan Nayato Fio Nuala bekerja sama dengan Rumah Produksi Mitra Pictures dan Big Productions akan merilis Film yang berjudul Di Sini Ada Yang Mati 

    Film yang rencananya akan dirilis pada tanggal 21 Februari 2013 ini diproduser oleh Hm Firman Bintang. Film ini dibintang  oleh Donita, Stuart Collin, Garneta Harun, dan Marie Tatiana Sivek.
     


    Sinopsis Film Disini Ada Yang Mati 
    Sarah, Jasmine, dan Lydia adalah tiga bersahabat. Masing-masing punya karir yang cemerlang di bidangnya. Suatu ketika, Lydia mengadu pada Jasmine dan Sarah bahwa dirinya mengandung hasil hubungannya dengan Christian, sang playboy.

    Sarah, Jasmine dan Lydia pun melakukan perjalanan ke suatu tempat pedalaman dimana Christian berada. Sesampainya di sana, Christian menyambut kehadiran mereka. Mereka bertiga pun ditawarkan menginap semalam di tempat Christian, sebuah villa yang dikelilingi pemandangan alam yang indah.

    Sejak Sarah, Jasmine dan Lydia tinggal di villa Christian, kejadian-kejadian menyeramkan dan aneh pun terjadi, Mereka diteror oleh arwah gentayangan perempuan. Entah siapa perempuan itu. Ketenangan yang diharapkan pun berubah menjadi kengerian dari jam ke jam. Arwah gentayangan itu seperti marah pada mereka. Christian sendiri tak tahu siapa arwah perempuan itu.

    Christian pun berniat menghambisi Sarah, Jasmine dan Lydia. Mereka saling membahu menyelamatkan diri dari ancaman Christian yang kalap. Siapakah arwah wanita itu? Mengapa Christian berniat membunuh Sarah, Jasmine dan Lydia?


    Trailer Film Disini Ada Yang Mati 

    Trailer Film Disini Ada Yang Mati
    Denaihati

    George Ferris - Penemu Komedi Putar di Logo Google Hari Ini

    Hari ini 14 Februari 2013 Google kembali tampil dengan logo unik untuk memperingati kelahiran George Ferris yang ke-154 yang bertepatan dengan perayaan tahunan Valentines Day yang sebagian muda-mudi memperingatinya.

    Mungkin sebagian dari kita masih asing dengan sosok George Ferris. Terlahir dengan nama lengkap George Washington Gale Ferris, Jr. Ia adalah seorang ahli teknik atau insinyur asal Amerika Serikat yang berhasil menciptakan beberapa penemuan menarik. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah komedi putar raksasa atau yang kemudian dikenal dengan nama Ferris Wheel. 

    George Ferris merupakan putera dari pasangan George Washington Gale Ferris Sr. dan Martha Edgerton Hyde.setelah melalui berbagai lika-liku dalam kehidupannya, George Ferris pada akhirnya menjadi seorang insinyur. Pada tahun 1891, penyelenggara World’s Columbian Exposition, yang merupakan salah satu ajang pameran terbesar pada saat itu, mengadakan sayembara untuk para insinyur di Amerika Serikat. Mereka ditantang untuk membuat suatu karya orisinil yang berani, unik, dan bisa mengungguli Menara Eiffel di Prancis yang sangat kesohor itu. 

    The original 1893 Chicago Ferris Wheel
    George Ferris pun mencoba peruntungannya dengan mengajukan disain komedi putar raksasa rancangannya. Menurut George Ferris, komedi putar raksasa yang akan dibuatnya bakal bisa melebihi Menara Eiffel. Dengan menaiki karyanya itu, para pengunjung akan dapat melihat keseluruhan pameran dari atas, dan itu adalah pemandangan yang sangat menakjubkan serta akan menjadi saat-saat romantis bagi pasangan yang berada di sana.

    Awalnya, pihak penyelenggara merasa ragu dengan rancangan yang diajukan oleh George Ferris tersebut dengan alasan keamanan. Namun, George Ferris kemudian berhasil memastikan keamanan komedi putar raksasa buatannya itu. Akhirnya, komedi putar raksasa karya George Ferris yang lantas diberi nama Ferris Wheel tersebut berhasil dihadirkan dalam ajang World’s Columbian Exposition yang digelar di Chicago pada tahun 1893.

    Ternyata, di masa-masa yang akan datang, banyak kisah romantis yang terjadi dan terkait erat dengan komedi putar raksasa yang pertama kali diciptakan oleh George Ferris itu. Sayangnya, George Ferris mati muda di usia 37 tahun pada 22 November 1896, di Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat.


    Sumber : http://sidomi.com


    Denaihati

    JERITAN DANAU TERLARANG - Tragedi Tanggul Situ Gintung

    Mengangkat sebuah Fenomena yang sudah terjadi ke layar lebar nampaknya  menjadi keahlian khusus KK Dheeraj. Sebelumnya ia menggunakan kecelakaan penerbangan Adam Air jurusan Manado - Surabaya dalam film TRAGEDI PENERBANGAN 574. Kini KK Dheeraj menggunakan kisah jebolnya tanggul Situ Gintung untuk film terbarunya JERITAN DANAU TERLARANG.

    Kisah mistis sepertinya masih menjadi daya tarik tersendiri bagi sejumlah penikmat film Tanah Air. Film horor yang  mengambil latar Situ Gintung dengan mengangkat mitos mengenai fenomena buaya putih dan sosok bernama Nyi Mas Melati.
    Seperti yang kita tahu, tanggul Situ Gintung jebol pada Jumat dini hari (27/3/2012). Petaka yang merendam rumah puluhan warga itu diawali dari hujan deras yang melanda satu hari sebelumnya.

    Film horor yang awalnya berjudul JERITAN ARWAH SITU GINTUNG ini dibintangi oleh Cinta Penelope, Natalie Sarah, Melda Mita Putri, Opie Kumis, Mpok Nori dan Andreano Philip. Menurut rencana, horor komedi seksi tersebut akan rilis pada 7 Maret 2013 mendatang.

    Trailer Film Jeritan Danau Terlarang

    Trailer Film Jeritan Danau Terlarang
    Denaihati

    Prediksi Hasil 16 Besar Liga Champions : Real Madrid Vs Manchester United




    Salah satu big match di Liga Champions, Real Madrid kontra Manchester United paling ditunggu-tunggu oleh pemerhati sepakbola dunia. Jose Mourinho vs Sir Alex Ferguson atau bahkan Cristiano Ronaldo vs Robin van Persie, semua orang menanti serunya duel raksasa tersebut.

    CR7 dan RVP bakal jadi kunci permainan Madrid vs MU pada leg pertama 16 Besar Champions League di Santiago Bernabeu, Rabu (13/2) atau Kamis (14/2) dinihari WIB.

    Namun, pertempuran sesungguhnya akan terjadi di sektor tengah. Alonso-Khedira dapat rivalitas keras dari Carrick-Cleverley.

    Permainan Madrid yang mengandalkan krativitas Oezil bisa jadi bumerang buat tuan rumah. Apalagi, Madrid kemungkinan besar tanpa Di Maria yang cedera.

    Sir Alex pasti menginstruksikan Rafael dan Valencia untuk mengebiri manuver CR7 di sayap kiri Madrid. Intinya, jika MU sukses mematikan CR7 dan Oezil, Madrid bakal tak berkutik.

    Gagal melakukan itu, MU justru yang bakal kerepotan. Jangan lupa, seperti MU, Madrid juga bersenjatakan counter-attack cepat dan mematikan.

    Duet Ferdinand-Vidic dijamin bakal kalah cepat jika harus beradu lari dengan barisan penyerang Madrid. Selain itu, faktor tuan rumah juga menguntungkan Los Blancos.

    Sepanjang musim ini, Madrid unbeaten 22 kali di Santiago Bernabeu di semua kompetisi, 18 home matches bahkan dimenangi CR7 cs.

    Madrid layak dijagokan untuk menang. Tapi, MU diprediksi sanggup mencuri gol di Bernabeu.


    LIMA PERTEMUAN TERAKHIR
    • 23-04-2003 MU 4-3 Madrid
    • 08-04-2003 Madrid 3-1 MU
    • 04-08-2000 Madrid 0-1 MU
    • 19-04-2000 MU 2-3 Madrid
    • 04-04-2000 Madrid 0-0 MU

    LIMA PARTAI TERAKHIR REAL MADRID
    • 09-02-2013 Madrid 4-1 Sevilla
    • 02-02-2013 Granada 1-0 Madrid
    • 30-01-2013 Madrid 1-1 Barcelona
    • 27-01-2013 Madrid 4-0 Getafe
    • 23-01-2013 Valencia 1-1 Madrid

    LIMA PARTAI TERAKHIR MANCHESTER UNITED
    • 10-02-2013 MU 2-0 Everton
    • 02-02-2013 Fulham 0-1 MU
    • 30-01-2013 MU 2-1 Southampton
    • 26-01-2013 MU 4-1 Fulham
    • 20-01-2013 Tottenham 1-1 MU
    Prediksi Hasil 16 Besar Liga Champions : 
    Real Madrid 55 - 45 Manchester United

     
     
     
     
    Denaihati