Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Bisa Jadi, Ini Ramadhan Terakhir Kita



Saat Ramadhan ber­akhir banyak perasaan muncul di hati kita yang bercampur jadi satu. 
Ramadhan Terakhir Kita
Perasaan senang muncul karena setidak­nya kita merasa berhasil telah lolos dari medan ujian yang berat sebagai pemenang. Benar-benar sangat berat. Sebab, selain harus mena­han diri dari rasa lapar yang mengiris-ngiris lambung kita, selain harus menahan haus yang terasa mengeringkan kerongkongan kita, juga kita dituntut oleh Allah Swt. untuk mengen­dalikan hawa nafsu kita. Tujuannya, agar puasa kita juga dibarengi dengan tambahan pahala yang lain dari Allah Swt. 
Ramadhan Terakhir Kita
Perasaan sedih juga muncul dari kita. Kenapa sedih dengan berakhirnya Ramadhan? Karena kita kehilangan kesempatan emas untuk menanam pahala di bulan tersebut. Sedih rasanya merasakan perpisahan dengan bulan yang telah dimuliakan Allah sebagai tempat untuk ‘menimbun’ pahala. Lebih sedih lagi kalal kita sampai tak mendapat apa-apa di bulan Ramadhan ini, kecuali rasa lapar dan haus. Atau lebih rugi lagi adalah nggak dapat apa-apa. Termasuk tidak dapat pahala puasa karena memang tidak pernah berpuasa. Duh, rugi berat deh.
Ramadhan Terakhir Kita
Rasa cemas juga kerap muncul dari kita. Khususnya bagi kita-kita yang memang telah mengisi Ramadhan tahun ini dengan segala aktivitas amal sholeh kita. Sehingga setiap habis Ramadhan, yang dirindukan adalah kembali bisa menikmati Ramadhan di tahun depan. Namun, ada kecemasan yang menggunung manakala menyadari dan khawatir jika usia kita tidak sampai di Ramadhan berikutnya. Harapan dan kecemasan bercampur jadi satu. Sampai kita sendiri tidak tahu, apa sebetulnya yang kita inginkan. Sebab, antara harapan dan kece­masan kelihatannya saling melengkapi. Setiap kali kita berharap, selalu saja ada kecemasan, meski sekecil apapun rasa cemas itu.

Perasaan-perasan tadi muncul secara wajar dalam diri kita. Alhamdulillah, moga kita menjadi hamba-hamba Allah yang bertakwa. Tapi jika sebaliknya, yakni kita tak pernah merasa senang, sedih, apalagi cemas dengan habisnya Ramadhan ini, maka sudah sepantasnya kita mulai mengukur diri . Sudah seberapa pan­tas menjadi seorang muslim. Sungguh keras hati kita jika tak pernah ada ungkapan perasaan seperti itu. Meski cuma diungkapkan setitik saja. Ah, rasanya kita pantas untuk ‘dimurkai’ Allah. Naudzubillahi min dzalik!
Ramadhan Terakhir Kita
Semoga Allah SWT meridhai setiap amal ibadah kita dan memberi kita kesempatan untuk bertemu Ramadhan-Nya tahun depan.. :) 


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN




Denaihati

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H

Mohon dimaafkan jika ada salah atau kekurangan. Kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala. Kita manusia tak luput dari khilaf dan salah. 

Mari kita sambut Ramadhan dengan ceria... bersihkan hati menyambut bulan suci nan penuh Rahmat. 

Insya Allah kita diberi kesempatan bertemu dengannya dan beribadah semaksimal mungkin di dalamnya... dan ....semoga amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad).
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani).

Marhaban ya Ramadhan..... Mohon maaf lahir batin. 

Berikut adalah Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H



Denaihati

Setiap Habis Ramadhan


Setiap habis Ramadhan
Hamba rindu lagi Ramadhan
Saat – saat padat beribadah
Tak terhingga nilai mahalnya

Setiap habis Ramadhan
Hamba cemas kalau tak sampai
Umur hamba di tahun depan
Berilah hamba kesempatan

Setiap habis Ramadhan
Rindu hamba tak pernah menghilang
Mohon tambah umur setahun lagi
Berilah hamba kesempatan

Alangkah nikmat ibadah bulan Ramadhan
Sekeluarga, sekampung, senegara
Kaum muslimin dan muslimat se dunia
Seluruhnya kumpul di persatukan
Dalam memohon ridho-Nya.

Ketika Ramadhan ber­akhir banyak perasaan yang muncul di hati kita. Bercampur jadi satu.

Perasaan senang muncul karena setidak­nya kita merasa berhasil telah lolos dari medan ujian yang berat sebagai pemenang. Benar-benar sangat berat. Sebab, selain harus mena­han diri dari rasa lapar yang mengiris-ngiris lambung kita, selain harus menahan haus yang terasa mengeringkan kerongkongan kita, juga kita dituntut oleh Allah Swt. untuk mengen­dalikan hawa nafsu kita. Tujuannya, agar puasa kita juga dibarengi dengan tambahan pahala yang lain dari Allah Swt.

Perasaan sedih juga muncul dari kita. Kenapa sedih dengan berakhirnya Ramadhan? Karena kita kehilangan kesempatan emas untuk menanam pahala di bulan tersebut. Sedih rasanya merasakan perpisahan dengan bulan yang telah dimuliakan Allah sebagai tempat untuk ‘menimbun’ pahala. Lebih sedih lagi kalal kita sampai tak mendapat apa-apa di bulan Ramadhan ini, kecuali rasa lapar dan haus. Atau lebih rugi lagi adalah nggak dapat apa-apa. Termasuk tidak dapat pahala puasa karena memang tidak pernah berpuasa. Duh, rugi berat deh.

Rasa cemas juga kerap muncul dari kita. Khususnya bagi kita-kita yang memang telah mengisi Ramadhan tahun ini dengan segala aktivitas amal sholeh kita. Sehingga setiap habis Ramadhan, yang dirindukan adalah kembali bisa menikmati Ramadhan di tahun depan. Namun, ada kecemasan yang menggunung manakala menyadari dan khawatir jika usia kita tidak sampai di Ramadhan berikutnya. Harapan dan kecemasan bercampur jadi satu. Sampai kita sendiri tidak tahu, apa sebetulnya yang kita inginkan. Sebab, antara harapan dan kece­masan kelihatannya saling melengkapi. Setiap kali kita berharap, selalu saja ada kecemasan, meski sekecil apapun rasa cemas itu.

Boleh Jadi INi
raMadhan
Terakhir Kita

Perasaan-perasan tadi muncul secara wajar dalam diri kita. Alhamdulillah, moga kita menjadi hamba-hamba Allah yang bertakwa. Tapi jika sebaliknya, yakni kita tak pernah merasa senang, sedih, apalagi cemas dengan habisnya Ramadhan ini, maka sudah sepantasnya kita mulai mengukur diri . Sudah seberapa pan­tas menjadi seorang muslim. Sungguh keras hati kita jika tak pernah ada ungkapan perasaan seperti itu. Meski cuma diungkapkan setitik saja. Ah, rasanya kita pantas untuk ‘dimurkai’ Allah. Naudzubillahi min dzalik!

Semoga Allah SWT meridhai setiap amal ibadah kita dan memberi kita kesempatan untuk bertemu Ramadhan-Nya tahun depan.. :)

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1433 H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

مِنَ العَائِدِيْنَ وَالفِائِزِيْنَ كُلُّ عَامٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ





Denaihati

Menyikapi Perbedaan Awal Ramadhan 1433 H

Pemerintah dalam hal ini Menteri Agama melalui Sidang Isbat, Kamis malam, menetapkan bahwa awal Ramadhan tahun ini jatuh pada hari Sabtu (21/7), sementara PP Muhammadiyah menetapkan awal puasa pada Jumat (20/7).

Dalam postingan saya yang berjudul Penetapan Awal Ramadhan 1433 H, muncul beragam komentar. Baik yang pro ataupun kontra bahkan ada yang sempat saya hapus karena sudah sangat provokatif yang mengarah pada perpecahan umat.

Sebagai seorang muslim marilah semua kita bersikap bijak dalam menyikapi perbedaan itu. "Kita sebaiknya tidak mempertajam perbedaan yang terjadi. Jangan saling klaim bahwa pihak yang satu benar dan yang lain salah. Sebagai umat muslim harus saling menghargai."

Perbedaan ini harus dijadikan momen untuk memajukan umat dan mempererat ukhuwah, jangan malah menjadi pertengkaran antarumat muslim.

"Mari kita menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan pendidikan, bulan pencerah dan bulan amal. Yang terpenting puasa kita khusuk".

Semoga saja dalam penentuan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H nantinya tidak lagi terjadi perbedaan.


Denaihati
Jadwal  Imsakiyah Ramadhan 1433 H

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433 H


اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad).

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ

Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani).

Mohon dimaafkan jika ada salah atau kekurangan.... Kesempurnaan hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala ... Kita manusia tak luput dari khilaf dan salah.

Mari kita sambut Ramadhan dengan ceria...bersihkan hati menyambut bulan suci nan penuh Rahmat.

Insya Allah kita diberi kesempatan bertemu dengannya dan beribadah semaksimal mungkin di dalamnya... dan ....semoga amal ibadah kita diterima Allah Subhanahu wa ta'ala.

Amin ya Rabbal `alamin.

Marhaban ya Ramadhan..... Mohon maaf lahir batin.

Berikut adalah Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1433 H



Denaihati
Marhaban Ya Ramadhan

Marhaban Ya Ramadhan



Jika semua harta adalah Racun,...
Maka zakatlah penawarnya.
Jika seluruh umur adalah dosa
maka taqwa dan tobatlah obatnya
Jika seluruh bulan adalah noda
Maka RAMADHAN-lah pemutihnya.

Ramadhan setiap tahun , hawa sejuknya seakan selalu menyusuk ke kalbu yang khuzu.
Menggapai iman insan yang berniat mencuci dekilnya nurani dan berniat menjinakkan jiwa jalang yang terkadang meronta tiada tara.

Andailah segenap bulan adalah Ramadhan, maka akan putihlah segenap hitam yang membuat kusam cakrawala. maka akan bersihlah segenap dekil yang menempel di bumi yang renta. Dan kembali suci segenap najis yang menodai nilai fitri.

Namun....ah, sayang,.... Ramadhan hanya sebulan!, Mukmin bahagia menjemput,... sebaliknya sang munafik jengkel berpekik bersama setan-setan yang mahir mengukir semu indahnya keingkaran.

Kita tidak bisa membayangkan seandainya bulan-bulan yang mewangun tahun dan mewangun abad tidak punya Ramadhan sama sekali. Waktu akan mengalir secara datar dan hampa, tak ada filter waktu yang menyaring sarwa kelalaian manusia, tak ada balance waktu yang mengimbangi bulan-bulan datar yang penuh relativitas hidup, penuh tradisi yang berbasa-basi, penuh tipuan dan kelicikan.

Kita tidak bisa membayangkan andai mental manusia yang semakin dekil dari bulan ke bulan, dari tahun ke tahun, dari abad ke abad, tak dicuci bersih oleh banyu asihnya Ramadhan mulia.

Banyu asih Ramadhan akan mencuci segenap perangkat kesyukuran insan bumi.Palu tempaan pun akan tercuci suci, yang akan menempa akhlak dan watak, yang pada akhirnya akan menjelma ketahanan jiwa dan mental serta daya juang kebenaran akan semakin kokoh tak terlunglaikan oleh kekenyangan materi.

Marhaban ya Ramadhan,... aku rindu kedatanganmu, Sang jiwa sadar merindukan surga yang sebenarnya, surga yang memelodikan kasih abadi.

Embun suci di pagi hari, hati yang bersih akan lahir kembali
Bulan ramadhan telah menanti, bersihkan diri menghadap Ilahi
Mohon maaf atas segala salah dan khilaf yg pernah ada
“selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima oleh ALLAH SWT..amin”


MARHABAN YA RAMADHAN





Denaihati

Kumpulan SMS Menyambut Ramadhan 1433 H

Bulan Suci Ramahdan adalah bulan penuh rahmat dan penuh pengampunan dimana umat muslim di seluruh dunia diwajibkan menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh, Penetapan Awal Bulan Suci Ramadhan tahun ini masih menunggu keputusan pemerintah, dan sudah menjadi kebiasaan kita kalau menyambut bulan puasa Ramadhan pastinya ajang untuk maaf-maafan ..…

Nah berikut ada beberapa pilihan Koleksi SMS yang sempat saya himpun menyambut Bulan Suci Ramadhan 1433 Hijriyah siapa tau bisa bermanfaat silahkan dipilih

Ramadhan Tinggal hitungan jam, bln yg penuh suci & keagungan, dgn segala kerendahan hati kami sekeluarga memohon maaf apabila ada kesalahan semoga puasa kami semua membawa rakmat & berkat dunia & akhirat selamat memasuki bulan puasa.

Satu tahun tidak terasa
Ramadhan telah kembali kengunjungi kita
Semoga yang dilalui dan dilakukan
Menjadikan kebaikan di bulan suci ini
Marhaban yaa Ramadhan
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya.
jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya.
jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya.

Matahari berdzikir, angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.
Semua menyambut datangnya Seribu Bulan.
Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Marhaban Ya Ramadhan

Perkataan paling berbobot adlh “ALLAH”
Lagu termerdu adlh “ADZAN”
Buku terbaik adlh “AL QUR’AN”
Senam paling sehat adlh “SHALAT”
Kebersihan paling menyegarkan adlh “WUDHU”
Perjalanan terindah adlh “HAJI”
Khayalan paling mengesankan adlh ingat akan “DOSA”
Diet paling sempurna adlh “PUASA”
Selamat merengkuh berkah Ramadhan

Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu
Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan.

Hidup ini hanya sebentar..
bentar marah,bentar ketawa
bentar berduit,bentar boke
bentar senang,bentar susah
ooo ye…bentar lagi bulan puasa
met ramadhan.. mohon maaf lahir bathin..

seti2k tinta jadi noda,
seti2k salah jadi dosa
bulan penuh berkah segera tiba
mari tekun ibadah di bulan puasa
marhaban ya ramadan,sambutlah dengan senyuman

JiKa RaMadHaN aDalAh leNteRa kuIngIn mEmBuKa taBirNya dEnGaN maAf aGar ia mEneMbUs jEnDeLa fiTri dArI tiAp hElaI kHilAf.MohOn mAaf lAhiR bAthIn,Met mEnJalaNkaN iBaDaH pUaSa.

SEIRING TERBENAM MENTARI DI AKHIR SYA’BAN,
TIBALAH KINI BULAN RAMADHAN,
PESAN INI SEBAGAI GANTI JABAT TANGAN UNTUK
MOHONKAN MAAF DAN KEKHILAFAN.
MARHABAN YA RAMADHAN.

tiada kata yang dapat kukatakan yang paling indah bagiku,pling senANG BAGIKU.MARHABAN YA RAMADHAN. selamat menunaikan ibadah puasa.

seputih PUTAW, sebening VODKA, teriring salam seharum GANJA, dengan senyuman semaqnis ANGGUR MERAH “MOHON MAAF ATAS SEGALA DOSA! KUUCAPKAN DENGAN TULUS MET MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN”

Ramadhan mulia datang lagi,
Sebulan berpuasa sudahlah tentu,
Persiapan Raya bermulalah kini,
Tetap sederhana itulah aku.

Marhaban Ya Romadhan Unik
Bile Cande Membuat Ketawe
Hati Bhgie Wajah Cerie
Maaf Dpinte Segale Dose
Smbut Gmbire Puase Yang Mulie
Marhaban Ya Ramadhan 1433 H
M’f lhr n bthin

HALO FREN mski htku tak sebening XL,tak secerah MENTARI &bnyak khilaf kubuat,kumta SIMPATImu BEBASkan ak dg maafmu smg ibadah kt mdpt JEMPOL disisiNYA.Amin

Jika hati ini seringkali jengkel, Jadikan ia jernih sejernih XL,
Jika hati ini seringkali iri, Jadikan ia cerah secerah MENTARI,
Jika hati ini seringkali dendam, Jadikan ia penuh kemesraan FREN
Jika hati ini seringkali dengki, Jadikan ia penuh SIMPATI
Ahlan Wa Sahlan Wa Marhaban Ya Ramadhan
Bebaskan Diri dari ROAMING dosa,
Raihlah HOKI Raihlah JEMPOL dari Ilahy

Ya Allah, sayangilah sdrq ni, sehatkanlah klgnya, berkahi rezekinya, kuatkan imannya & berikan kenikmatan dalam menjalankan puasa ramadhan…

anak melayu mengail ikan,perahu berlabuh ditengah lautan,sambil menunggu dtgnya ramdhan jari ku susun mohon ampunan,selamat menyambut bulan suci ramadhan bagi semua umat muslim..

Tiada kemenangan tanpa zikrullah
tiada amal tanpa keikhlasan
tiada ampunan tanpa maaf dari sesama
marhaban ya ramadhan..

Smbut bln yg suci,
buka pint hati u/ slg mmaafkn.
Agr gnap bahgia dr mnyongsng hadirny.
Hgg qt mjd hamba” yg jauh dr ap neraka..
Marhaban yaa Ramadhan.
Maaf” y!

Ya..Allah muliakn hambamu ini, bhgkn klrgx brkt rzkx mdhkn sgl ursnx, jauhkn dr sgl penyakit, hndrkn dr fitnh&sakwasangka,
trmlh amal ibdhx&jdkn ia pnghni surgamu amin 3x. Marhaban ya marhbn ya rmdn 1433 H

Assalamualaikum..
1 thn ni mgkn ad
Lisan yg g’trjaga.
Skap yg g’brknan dhti.
So,,
Mhn maaf lhrbthin y.
Km maapin aq,aq maapin km.
Biar Rmdhan qt suci&brkh. Amin.

Ke k0ta jkrta hri slasa
Pulang pegi naek kereta
1 hr lg qt puasa
Mh0n maaf klo ada slh2 yg tk sngja ato yg sngja
Mh0n maaf lahir batin

Marhaban ya ShahrurRamadhan
AlhmduliLLh msh bs brtmu lg dg bln Rmadhan.
Met puasa y, maaf lahR btHn.
Mr brloMbA” get barakah ALLAH dbuln suci

Maaf kalo selama ini aku suka bikin kamu kesal.
Jujur juga, memang aku gak gampang ngertiin kamu.
Tapi aku 100% cinta kamu.
Met Puasa, maafkan aku lahir dan batin ya.
I Love U Fuullllll

Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari,
ucapkan salam setulus hati, selamat menyambut bulan yang suci.

Marhaban ya Ramadhan,
semoga bulan ini penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)
mari kita PREMIUM (Pre Makan dan Minum)
serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan
MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)
serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

tiada kata yang dapat terucap
hati merasa malu
dalam kalbu q bisa menjerit tuhan,
batin menangis,
betapun dosa itu
q yakin KAU maha pengampun
saat aku sedih
hanya padamulah aku cerita
saat aku marasa sendiri
aku yakin kaupun bersamaku
tuhan
aku rela saat ini jika harus menghadapmu
jika ITU LEBIH BAIK
ridhoMUlah yang senantiasa q harap
maafq tuhan
maafq wahai smua hamba allah yang ada dialam fana ini

CINTA datang tanpa di duga,
KASIH SAYANG datangnya tanpa terasa,
HATI berkata tanpa dusta,
“datangnya bulan RAMADHAN adalah RAHMAT, marilah kita menyambut BULAN ini dengan CINTA dan KASIH SAYANG….”

Puasa mengambil jarak dengan dunia
agar manusia tidak jadi budaknya
karena dunia adalah permainan
bermegah-megah dengan bangunan
berbangga-bangga dengan kekayaan
semua itu dapat melalaikan.
Padahal manusia hanyalah pengembara
saat mati hartanya tak akan dibawa
hanya amal-saleh yang ikut serta
Yang ada disisi manusia akan sirna
Yang ada di sisi Allah abadi selamanya.

KeMbAn9 meLaTi sun9guhLah iNdAh,, DiTeN9aH haLaMaN jadi hiaSan,,haRum RamadHan TerCium Sudah,, SaLaH dAn KhiLaf moHon DimaaFkan

SnYuman ManiS TeRLihat bAh9ia,, uTk mNyAmBuT bLan RaMaDhAn,, Q mNuSiA y9 Tak LuPuT dR DoSa,, MhOn mAaF yAa… dR s9aLa KhiLaF n sLaH y9 Q PnYa,, ” MiNaL aiDiN waL fA idZin ” MhOn MaAf LaHiR n BaThiN

Ramadhan mulia datang lagi,
Sebulan berpuasa sudahlah tentu,
Persiapan Raya bermulalah kini,
Tetap sederhana itulah aku.

Aku sadar memang bukan teman yang sempurna untuk kamu.
Kesalahan dan kekhilafan. Selalu saja ada diantara kita.
Terutama aku yang sering ngerepotin kamu.
Met puasa dan Maafkan Lahir Batin.

Tiada kata seindah ZIKIR, tiada bulan seindah bulan RAMADHAN, izinkan kedua tangan bersimpuh, maaf untuk lisan yg tak terjaga, janji yg terabaikan, hati yg berprasangka & sikap yg pernah menyakitkan.Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.

Ayah dan Ibu sudah menukar seluruh jiwa
semata untuk kebahagian aku
Dan sampai saat ini belum tentu aku bisa
mengganti dengan kebahagian untuk Ayah dan Ibu berdua.
Selamat Beribadah Puasa, Ayah, Ibu
Mohon maaf lahir dan batin.

Berharap padi dalam lesung, yang ada cuma rumpun jerami,
harapan hati bertatap langsung, cuma terlayang e-mail ini.
Sebelum cahaya padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu tobat tertutup,
Sebelum Ramadhan datang, saya mohon maaf lahir dan bathin

Semoga bermanfaat.Kalau sahabat memiliki koleksi yang lain,silahkan di share dikotak komentar

Denaihati