Tampilkan postingan dengan label Info terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info terbaru. Tampilkan semua postingan

Daftar Lengkap Menteri Kabinet Kerja Jokowi

Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan kabinet pemerintahannya di Istana Negara, Jakarta, Ahad, 26 Oktober 2014. Dalam kabinet yang dinamai Kabinet Kerja itu, ada 34 nama yang dipilih.

"Pengumuman ini lebih cepat delapan hari dari batas maksimal yang diamanatkan oleh Undang-Undang Kementerian Negara," kata Jokowi sebelum membacakan nama-nama menteri itu. Berikut ini susunan Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edy Purdjianto
5. Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
6. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
7. Menteri Perhubungan: Ignatius Jonan
8. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
9. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
10. Menteri ESDM: Sudirman Said
11. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
12. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
13. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
14. Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly
15. Menteri Kominfo: Rudiantara
16. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
17. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
18. Menteri Negara BUMN: Rini M. Soemarno
19. Menteri Koperasi dan UMKM: A.A. Gusti Ngurah Puspayoga
20. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
21. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
22: Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
23. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
24. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
25. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Siti Nurbaja
26. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Ferry Musyidan Baldan
27. Menteri Agama: Lukman Hakim Saifudin
28. Menteri Kesehatan: Nila F. Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Peranan Wanita: Yohanan Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
32. Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M. Nasir
33. Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
34. Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far

Denaihati

Inilah 18 Selebriti Yang Melenggang Ke Senayan

Seperti diketahui, Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 tak hanya diwarnai oleh para calon dari kalangan aktivis dan pengusaha. Puluhan artis pun tidak ketinggalan mencoba peruntungannya menjadi wakil rakyat di Senayan.

Sejumlah artis terpilih sebagai anggota DPR dan DPD periode 2014-2019. Beberapa dari mereka adalah muka lama, namun sebagiannya baru menjadi wakil rakyat pada periode ini. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 416/Kpts/KPU/2014 tentang penetapan perolehan kursi partai politik dan calon anggota DPR dan DPD terpilih, setidaknya ada 18 artis yang berhasil lolos ke Senayan. Mereka akan dilantik kemarin, Rabu (1/10). Berikut ke-18 artis yang berhasil melenggang ke Senayan : 

  1. Okky Asokawati, caleg Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta II, meraih 35.727 suara.
  2. Lucky Hakim, caleg Partai Amanat Nasional (PAN), Dapil Jawa Barat VI, meraih 57.891 suara
  3. Anang Hermansyah, caleg PAN, Dapil Jawa Timur Jatim IV, 53.559 suara 
  4. Desy Ratnasari, caleg PAN, Dapil Jawa Barat IV, 56.397 suara 
  5. Krisna Mukti, caleg Partai Kebangkitan Bangsa, Dapil Jabar VII, 31.987 suara 
  6. Dede Yusuf Macan Efendi, caleg Demokrat, Dapil Jabar II, 142.939 suara 
  7. Primus Yustisio, caleg petahana PAN, Dapil Jabar V, 45.485 suara 
  8. Rieke Diah Pitaloka, caleg petahana Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Dapil Jabar VII, 255.044 suara 
  9. Rachel Maryam Sayidina, caleg petahana Partai Gerindra, Dapil Jabar II, 58.758 suara 
  10. Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio, caleg petahana PAN, Dapil Jatim VIII, 69.301 suara 
  11. Venna Melinda, caleg petahana Partai Demokrat, Dapil Jatim VI, 49.383 suara 
  12. Tantowi Yahya, caleg petahana Partai Golkar, Dapil DKI III, 45.507 suara 
  13. Jamal Mirdad, caleg petahana Partai Gerindra, Dapil Jateng I, 39.760 suara 
  14. Junico BP Siahaan atau Nico Siahaan, caleg PDI Perjuangan, Dapil Jabar I, 64.980 suara 
  15. Moreno Suprapto, pebalap, caleg Partai Gerindra, Dapil Jatim V, 52.921 suara 
  16. Emilia Contesssa, caleg DPD, Dapil Jatim, 1.660.542 suara 
  17. Oni Suwarman, caleg DPD, Dapil Jabar, 2.167.485 suara 
  18. Maya Rumantir, caleg DPD, Dapil Sualwesi Utara, 206.496 suara
Denaihati

Inilah Uang Baru NKRI Pecahan Rp.100.000



Bila dilihat secara kasat mata tidak ada perubahan yang mencolok dari uang pecahan Rp. 100 ribu yang baru ini. Warna dasar merah masih tetap dominan di uang pecahan baru ini. Gambar utama pun masih terpampang presiden dan wakil presiden pertama Indonesia Sokarno dan Hatta.

Adapun perbedaannya antara uang pecahan Rp. 100 ribu lama dan baru ini tampak pada adanya tulisan Negara Kesatuan Republik Indonesia menggantikan tulisan Bank Indonesia dibagian pojok kiri bawah uang tersebut.

Selain itu, adanya penambahan blok warna kuning dibagian sudut kanan atas dan bawah yang membedakan pecahan uang lama dan baru. Selain itu, penambahan gelar HC (Honoris Causa) pada nama Soekarno dan Hatta dibawah gambarnya. Selain itu, perbedaan juga terlihat dari tanda tangan diuang tersebut. Bila pada pecahan Rp. 100 ribu yang sebelumnya, hanya terdapat tanda tangan dari jajaran Gubernur BI, pada pecahan yang baru tanda tangan dilakukan oleh gubernur BI dan Menteri Keuangan.

"Kalau dari fitur semuanya hampir sama ya, kualitasnya juga sama, keamanan sama bahkan ini salah satu uang yang aman, uang teraman untuk dipalsukan," katanya.

Berikut ini Perbandingan antara uang lama dan baru

Denaihati

Hasil Lengkap Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah menyelesaikan proses Rapat Pleno Terbuka Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara dan Penetapan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Hasil Pemilu 2014, Selasa (22/07) di Ruang Sidang Lantai 2 KPU RI.

Rapat pleno terbuka ini berlangsung sejak tanggal 17 – 22 Juli 2014 untuk melakukan rekapitulasi penghitungan suara di luar negeri sebanyak 130 Panitia Pemilhan Luar Negeri (PPLN) di 96 negara dan 33 KPU Provinsi seluruh Indonesia.

Adapun hasil penetapan rekapitulasi penghitungan suara yang telah dilaksanakan, sebagai berikut :

  1. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden : H. Prabowo Subianto dan Ir. H. M. Hatta Rajasa mendapatkan jumlah suara sebesar 62.576.444 atau prosentase 46,85 %.
  2. Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden : Ir. H. Joko Widodo dan Drs. H.M. Jusuf Kalla mendapatkan jumlah suara sebesar 70.997.833 atau prosentase 53,15 %.

Hasil rekapitulasi penghitungan suara ini mempunyai selisih sebesar 8.421.389 suara. 

Jumlah suara sah adalah sebesar 133.574.277, sedangkan jumlah suara tidak sah sebesar 1.379.690, sehingga total jumlah suara sah dan tidak sah sebesar 134.953.967. 

Hasil penghitungan perolehan suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 secara lengkap silahkan klik di sini.

Sumber :

Denaihati

Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2014

Anugerah Musik Indonesia kembali digelar pada Kamis malam (19/6) di The Kasablanka, Kota Kasablanka, Jakarta. Selain jadi perayaan bagi para musisi terbaik Indonesia, pelaksanaannya kali ini juga menandai 17 tahun penyelenggaraan AMI Awards di Indonesia.

Sejak diselenggarakan pada 1997 oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia dengan gagasan dari para pelaku industri musik Tanah Air, AMI Awards sudah mengapresiasi musisi-musisi terbaik Tanah Air. Dalam kurun waktu selama itu, perjalanan ajang ini pun tidak lepas dari pujian dan kritikan dari banyak kalangan.

Tahun ini, penyelenggara akan memberikan penghargaan kepada banyak musisi. Sebanyak 67 piala yang dikelompokan dalam 48 kategori nominasi akan diperebutkan oleh para musisi. Kategori tersebut meliputi berbagai genre musik, mulai pop urban, dangdut, keroncong, rock/metal, reggae, jazz, dan lagu anak-anak.

Persaingan ketat sendiri terjadi di kategori Artis Solo Wanita Pop, ada nama Bunga Citra Lestari, Andien, Raisa, Astrid, Fatin dan Syahrini sebagai nominee. Akhirnya, Fatin berhasil jadi pemenang di nominasi tersebut. 

Selain itu, penampilan dari para pengisi acara membuat acara semakin meriah. Sejumlah musisi papan atas ikut serta menyemarakkan acara ini, seperti Fatin, Andien, Superman Is Dead, Syahrini, Momo Geisha, Virzha, Husein dll.

Berikut Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2014

AMI 2014 LEGEND AWARD : Idris Sardi

Bidang Pop dan Urban
  1. Kategori Artis Solo Wanita Pop: Fatin
  2. Kategori Artis Solo Pria Pop: Iwan Fals
  3. Kategori Duo/Grup Pop: Geisha
  4. Kategori Artis Solo Wanita/Pria Urban: Citra Scholastika
  5. Kategori Duo/Grup Urban: Maliq & D'Essentials
  6. Kategori Kolaborasi Pop/Urban: Judika feat. Duma
  7. Kategori Grup Vokal Pop/Urban: Project P
  8. Kategori Pencipta Lagu Pop/Urban: Robi Geisha (Lumpuhkanlah Ingatanku, Geisha)
  9. Kategori Produser Musik Pop/Urban: Noey (Memproduseri Geisha, Lumpuhkanlah Ingatanku).
  10. Kategori Album/Pop Urban: Fatin (For You)

Bidang Rock dan Metal
  1. Kategori Artis Solo Wanita/Pria Rock: Roy Jecovox
  2. Kategori Duo/Grup Rock: Superman is Dead
  3. Kategori Duo/Grup Metal: Inlander
  4. Kategori Album Rock & Metal: Andra & The Backbone

Bidang Jazz dan Instrumentalia
  1. Kategori Penampil Solo Wanita/Pria Jazz Vokal & Jazz Instrument: Krisna Balagita
  2. Kategori Penampil Solo Grup Jazz Vokal & Jazz Instrumentalia: Simak Dialog
  3. Kategori Album Jazz Vokal & Jazz Instrumentalia: Simak Dialog (6th Story)

Bidang Keroncong Kontemporer
  1. Kategori Penampil Solo, Duo, Grup Keroncong Kontemporer: Dian Mita
  2. Kategori Pencipta Lagu Keromcong Kontemporer: Ariyatna Rusmana (Kenangan di Desa, Ratna Listy)
  3. Kategori Produser/Penata Musik Keroncong Kontemporer: Ubiet & Keroncong Tenggara
  4. Kategori Album Keroncong Kontemporer: Keroncong Asli Ratna Listy, Ratna Listy)

Bidang Dangdut
  1. Kategori Artis Solo Wanita/Pria Dangdut: Ikke Nurjanah
  2. Kategori Artis Solo Wanita Dangdut Kontemporer: Ayu Ting Ting
  3. Kategori Artis Solo Pria Dangdut & Dangdut Kontemporer: Nassar
  4. Kategori Artis, Duo, Grup Dangdut & Dangdut Kontemporer: Barakatak & Kania
  5. Kategori Artis Solo, Duo/Grup Dangdut Melayu: Beniqno & Vivien
  6. Kategori Pencipta Lagu Dangdut, Dangdut Kontemporer/Melayu: Tengku Shafick (Ayu Ting-Ting, Geregetan)
  7. Kategori Produser Musik Lagu Dangdut, Dangdut Kontemporer/Dangdut Melayu: Ikke Nurjanah

Bidang Lagu Anak
  1. Kategori Artis Solo Perempuan Anak-Anak: Woro
  2. Kategori Artis Solo Laki-Laki Lagu Anak-Anak: Tegar
  3. Kategori Artis Duo/Grup Vokal Lagu Anak-Anak: CJR
  4. Kategori Pencipta Lagu Untuk Anak-Anak: Patrick Effendy (Pencipta Lagu CJR)
  5. Kategori Produser Musik Lagu Untuk Anak-Anak: Erwin Gutawa
  6. Kategori Album Lagu Untuk Anak-Anak: CJR

Bidang Karya Produksi
  1. Kategori Lintas Bidang: Endah n Rhesa
  2. Kategori Rhythm n Blues/Soul: Raisa
  3. Kategori Karya Produksi Rap/Hip Hop:Soul ID
  4. Kategori Karya Produksi Reggae/SKA/DUB: Shaggydog
  5. Kategori Karya Produksi Dance/Dance Elektro: Regina
  6. Kategori Karya Produksi Kolaborasi: Mencari cinta (Judika feat Duma)
  7. Kategori Original Sountrack Film: Nidji (Sumpah & Cinta Matiku)
  8. Kategori Grup Vokal: JKT 48
  9. Kategori Lagu Berbahasa Daerah: White Shoes and The Couple Company
  10. Kategori Karya Produksi Instrumentalia: Tohpati

Bidang Penunjang Produksi
  1. Kategori Produser Album Rekaman: Fatin, Sony Music Indonesia.
  2. Kategori Grafis Desain: Babe Wahyu
  3. Kategori Peramu Rekam: Sebelum Selamanya

Bidang Umum
  1. Kategori Pendatang Baru Terbaik: Fatin
  2. Kategori Album Terbaik: Fatin (For You)
  3. Kategori Karya Produksi Terbaik: Indrawati W, Noey, Icom (Geisha)

Denaihati

Tabel Kenaikan Gaji PNS 2014 - PP.No. 34 Tahun 2014

Setelah menunggu  beberapa bulan sebagaimana yang telah disampaikan oleh pemerintah pada pidato pengantar RAPBN tahun lalu yang dibacakan oleh presiden SBY didepan sidang paripurna DPR RI, akhirnya PP No. 34 tahun 2014 Tentang Peraturan Gaji pokok PNS  diterbitkan. 

Sepanjang pemerintahannya selama dua periode tercatat sudah beberapa kali Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan kenaikan gaji kepada para PNS dan anggota TNI/POLRI bahkan diperiode keduanya kenaikan gaji pokok ini terjadi setiap tahun selain itu pemberian gaji ke 13 yang biasanya dicairkan pada bulan Juni juga terus diberikan oleh pemerintah dan ini mungkin akan menjadi suatu hal yang buruk ketika pemerintahan yang baru nanti tiba-tiba saja menghentikan pemberian gaji ke 13 tersebut yang pada awalnya dulu hanya bersifat sementara.

Akhirnya kepada rekan-rekan seprofesi mari kita jadikan kenaikan gaji ini sebagai momentum untuk lebih meningkatkan kinerja kita dalam melayani masyarakat khusunya bagi mereka yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik seperti bagian perizinan, kesehatan dan terutama sekali sektor pendidikan yang menjadi ujung tombak pembinaan karakter. 

Dengan perhatian yang tinggi dari pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan PNS, sudah semestinya diikuti dengan perbaikan kinerjanya. Khususnya bagi guru dengan status PNS yang juga  mendapatkan tunjangan profesi pendidik   harus meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya. 

https://docs.google.com/viewer?a=v&pid=sites&srcid=ZGVmYXVsdGRvbWFpbnxzZWtvbGFoZGFzYXJkb3RuZXR8Z3g6N2YxMjg5YjMwZGVlOGI5MQ



Denaihati

Siti Nurmelia Baskarani Putri Muslimah Indonesia 2014

Siti Nurmelia Baskarani (19) menjadi pemenang pada ajang pencarian bakat Putri Muslimah Indonesia 2014. Ia mampu menyingkirkan dua finalis lainnya yang masuk tiga besar. Pertama adalah Febi Rendra Febriani (18) dari Lamongan yang menjadi runner up satu dan Hanifah Razan (21) asal Wonosobo dan menjadi runner up dua.

Malam Puncak Puteri Muslimah Indonesia 2014 yang berlangsung semalam di Teater Tanah Air, Taman Mini Indonesia Indah, dipandu oleh tiga host kondang Soraya Larasati, Irfan Hakim ,dan Nuri Maulida. Juri-juri yang berkompeten akan memberikan penilaian objektif terbaik yang menilai mereka adalah Chand Parwez (Produser), Arzeti Bilbina (Model), Yenni Wahid (Tokoh Perempuan), Opick (Penyanyi), Pipik Dian Irawati (Ustadzah), dan Nurulita (Fotographer). Para finalis dibimbing selama karantina oleh Mathias Muchus (actor), Ustadz Ahmad Alhabsy, Hilbram Dunar (Public Speaking). 

Acara ini juga  dimeriahkan oleh sederet artis papan atas seperti Bunga Citra Lestari, Fida dan Eva D'Academy, Iis Dahlia, Fadly, Opick, dan Cakra Khan. Kesempurnaan penampilan para finalis juga sepenuhnya  didukung oleh karya-karya terbaik dari para desainer terbaik negeri ini yaitu Dian Pelangi, Errin Ugaru, Lia Afif dan Itang Yunaz. 

Siti Nurmelia Baskarani mampu memukau para dewan juri ketika memberikan sebuah jawaban dari pertanyaan mengenai nilai tambah yang akan diberikan oleh putri muslimah untuk bangsa dan negara Indonesia. "Akhlak, bakat dan cantik," itulah kata-kata yang keluar dari mulut Meli, sambil menjelaskan, dengan akhlak bisa menunjukan perilaku seorang muslimah. Dan tidak hanya kecantikan luar, tetapi kecantikan hati yang akan diberikan untuk masyarakat.
Ditemui  usai menjuarai Malam Puncak Putri Muslimah Indonesia 2014, Meli mengatakan sebenarnya ia tidak menduga mampu menjuarai ajang ini. "Perasaan sangat luar biasa, sejujurnya teman-teman yang lain lebih berpotensi dan berbakat dari pada saya," ucap Meli . Tujuan Meli mengikuti perlombaan ini adalah, ia ingin memberitahukan kepada wanita muslimah agar tidak ragu untuk berhijab.
Selain karena memang memakai hijab adalah suatu kewajiban, menurutnya, hijab juga bukan alasan untuk bisa berprestasi. "Hijab adalah adalah syariah Islam, dan dengan kemenangan ini saya ingin memberikan semangat dan kepercayaan kepada muslimah lainnya," tutup Meli.

Daftar Lengkap Pemenang Puteri Muslimah Indonesia 2014
  1. Puteri Muslimah Indonesia Kategori Berbakat adalah : Indah Sari ( 19 ) – Bandung
  2. Puteri Muslimah Indonesia Kategori Favorit adalah : Feby Rendra Febriani (18) – Lamongan
  3. Puteri Muslimah Indonesia Kategori Persahabatan adalah : Azky Zahidah (21) – Cirebon
Pemenang 3 Besar Puteri Muslimah Indonesia 2014
  1. Hanifah Razan ( 21 ) – Wonosobo ( Yogyakarta ) – Runner Up 2
  2. Feby Rendra Febriani ( 18 ) – Lamongan ( Surabaya ) – Runner Up 1
  3. Siti Nurmelia Baskarani ( 19 ) – Jakarta – Juara 1


Denaihati

PASSING GRADE SBMPTN 2014

PASSING GRADE 
SBMPTN 2014

Passing Grade merupakan suatu standar (grade) dari perhitungan sederhana terhadap hasil ujian SBMPTN yang mengindikasikan kira-kira peserta masuk tidak dalam urutan peringkat kuota penerimaan jurusan yang dipilihnya tersebut.

Passing grade umumnya tidak bisa dipatok secara pasti sebab passing grade sendiri timbul dari nilai-nilai para pesaing yang memperebutkan jurusan tersebut dan selalu berfluktuasi setiap tahunnya. Namun, dalam konteks lain passing grade pun, dapat diprediksi dengan melihat daya tampung dan kuota yang diterima serta tingkat keketatan persaingan tahun sebelumnya.
PASSING GRADE SNMPTN 2013
Maka dari itu, tentu salah satu kunci sukses  SBMPTN 2014 adalah mengetahui prediksi passing grade dari perguruan tinggi negeri yang akan kita pilih, lalu membandingkannya dengan kemampuan kita (passing grade yang kita capai dalam try out). Hal ini perlu untuk menyesuaikan kemampuan dengan jurusan yang akan dipilih pada SBMPTN, kita harus terlebih dahulu mengetahui berapa perkiraan / prediksi passing grade yang dapat kita capai.
PASSING GRADE SNMPTN 2013

PASSING GRADE SNMPTN 2013
Cara menghitung passing grade
Anda dapat menghitung passing grade untuk memprediksi kemampuan anda setelah anda menyelesaikan soal try out SBMPTN dan mencocokannya dengan kunci jawaban, dengan rumus berikut:

Passing Grade = (B x 4) – (S x 1) x 100
-----------------------------JS x 4
Keterangan :
B = Jumlah jawaban benar
S = Jumlah jawaban salah
JS = Jumlah soal PASSING GRADE SNMPTN 2013
Misalnya :
Hari pertama, Amri menjawab 25 soal SNMPTN dengan benar, 25 soal salah dan 25 soal tidak dijawab. Maka passing grade amri pada hari pertama adalah :
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(25×4)-(25×1) x 100 = 25
--------75×4
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Jadi passing grade Amri pada hari pertama adalah 25%
Hari kedua, Amri menjawab 20 soal SNMPTN dengan benar, 10 soal salah, dan 45 soal tidak dijawab. Maka passing grade Amri pada hari kedua adalah : 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
(20×4)-(10×1) x 100 = 23.3
---------75×4
 

PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014

Jadi passing grade Andi pada hari kedua adalah 23.3%
Passing Grade Andi adalah rata-rata dari passing grade hari pertama dan passing grade hari kedua. Tepatnya sebagai berikut: 
 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Passing Grade Total =PGH1 + PGH2
------------------------------2
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
PGH1 = Passing Grade Hari Pertama
PGH2 = Passing Grade Hari Kedua
Jadi passing grade total dari Andi adalah = (25%+23.3%)/2 = 24.15%
Perhitungan passing grade juga bisa dilakukan sekaligus, maksud saya hari pertama dan hari kedua dihitung langsung. 
PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PG = ((B1+B2)*4) – ((S1+S2)*1) x 100
-------------------(JS1+JS2)*4
 

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
Keterangan :
B1 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari I
B2 = Jumlah jawaban benar di SNMPTN hari II
S1 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari I
S2 = Jumlah jawaban salah di SNMPTN hari II
JS1 = Jumlah soal di SNMPTN hari I
JS2 = Jumlah soal di SNMPTN hari II




Dibawah ini saya cantumkan data passing grade PTN seluruh Indonesia yang diambil dari berbagai sumber.



I. INSTITUTE TEKNOLOGI BANDUNG (ITB)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITB (65,9%)
2. Teknik Elektro - ITB (62,5%)
3. Teknik Kimia - ITB (61,8%)
4. Teknik Industri - ITB (58,8%)
5. Farmasi - ITB (57,4%)
6. Teknik Lingkungan - ITB (54,8%)
7. Teknik Perminyakan - ITB (55,2%)
8. Teknik Fisika - ITB (55,1%)
9. Matematika - ITB (54,6%)
10. Teknik Pertambangan - ITB (54,2%)
11. Teknik Mesin - ITB (53,4%)
12. Teknik Penerbangan - ITB (52,9%)
13. Arsitektur - ITB (50,3%)
14. Teknik Planologi - ITB (50,1%)
15. Teknik Material - ITB (49,2%)
16. Kimia - ITB (49,1%)
17. Teknik Sipil - ITB (48,7)
18. Biologi - ITB (47,8%)
19. Teknik Geologi - ITB (47,8%)

II. UNIVERSITAS INDONESIA (UI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - - UI (59,8%)
2. Teknik Elektro - - UI (58,6%)
3. Farmasi - - UI (58,4%)
4. Teknik Kimia/TGP - - UI (57,4%)
5. Teknik Industri - - UI (54%)
6. Ilmu Komputer - - UI (52,8%)
7. Teknik Mesin - UI (52%)
8. Pendidikan Dokter Gigi - UI (51,2%)
9. Teknik Metalurgi dan Material - UI (47,4%)
10. Arsitektur - UI (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UI (63,9%)
2. Ilmu Hubungan Internasional - UI (63,1%)
3. Manajemen - UI (61%)
4. Psikologi - UI (60,6%)
5. Ilmu Komunikasi - UI (58,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UI (56,4%)
7. Ilmu Hukum - UI (56,2%)
8. Sastra Inggris - UI (53,8%)
9. Ilmu Administrasi Niaga - UI (52,9%)
10. Sastra Perancis - UI (50,1%)
11. Kriminologi - UI (49,6%)
12. Ilmu Administrasi Negara - UI (49%)
13. Ilmu Politik - UI (47,8%)
14. Sastra Cina - UI (47,8%)
15. Sastra Rusia - UI (46,7%
16. Ilmu Administrasi Fiskal - UI (46,6%)
17. Ilmu Filsafat - UI (46,6%)
18. Sastra Jerman - UI (46,4%)
19. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UI (44,9%)
20. Arkeologi - UI (44,7%)
21. Sosiologi - UI (44,5%)
22. Sastra Arab - UI (43,8%)
23. Ilmu Sejarah - UI (43,2%)
24. Antropologi Sosial - UI (42%)

III. UNIVERSITAS GAJAH MADA (UGM)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UGM (59,3%)
2. Teknik Elektro - UGM (57,4%)
3. Ilmu Komputer - UGM (56,5%)
4. Teknik Kimia - UGM (54,8%)
5. Arsitektur - UGM (51,4%)
6. Teknik Mesin - UGM (51,4%)
7. Pendidikan Dokter Gigi - UGM (50%)
8. Biologi - UGM (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UGM (62,1%)
2. Psikologi - UGM (58,7%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UGM (58,5%)
4. Manajemen - UGM (57,9%)
5. Ilmu Komunikasi - UGM (57,4%)
6. Sastra Inggris - UGM (56,6%)
7. Eko. dan Studi Pembangunan - UGM (55,6%)
8. Ilmu Hukum - UGM (54,1%)
9. Ilmu Administrasi Negara - UGM (50,5%)
10. Ilmu Pemerintahan - UGM (50,4%)
11. Sastra Jepang - UGM (50%)
12. Sastra Perancis - UGM (47,1%)

IV. INSTITUT TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA

1. Teknik Informatika - ITS (59,5%)
2. Teknik Elektro - ITS (57,7%)
3. Teknik kimia - ITS (56,6%)
4. Teknik Industri - ITS (53,8%)
5. Teknik Lingkungan - ITS (52,4%)
6. Teknik Mesin - ITS (51,5%)
7. Sistem Informasi - ITS (47,4%)

V. UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNAIR (58,6%)
2. Farmasi - UNAIR (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNAIR (49%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNAIR (57,5%)
2. Ilmu Komunikasi - UNAIR (57,4%)
3. Psikologi - UNAIR (56,4%)
4. Manajemen - UNAIR (56%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (51,1%)
6. Ilmu Hukum - UNAIR (50,7%)
7. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (48,5%)
8. Sastra Inggris - UNAIR (45,8%)
9. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (47,9%)


VI. UNIVERSITAS PADJAJARAN (UNPAD)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNPAD (58%)
2. Farmasi - UNPAD (51,5%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNPAD (47,8%)
4. Psikologi - UNPAD (47,7%)
5. Statistika - UNPAD (47,2%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNPAD (61,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNPAD (59,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNPAD (58,1%)
4. Manajemen - UNPAD (55,1%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNPAD (54,2%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNPAD (52,2%)
7. Ilmu Hukum - UNPAD (51,4%)
8. Ilmu Administrasi Negara - UNPAD (47,4%)
9. Sastra Inggris - UNPAD (46%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNPAD (43%)

VII. UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNDIP (57,5%)
2. Teknik Elektro - UNDIP (54,1%)
3. Teknik Industri - UNDIP (52,9%)
4. Arsitektur - UNDIP (49,2%)
5. Teknik Mesin - UNDIP (47,8%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNDIP (55,2%)
2. Ilmu Komunikasi - UNDIP (51,6%)
3. Manajemen - UNDIP (51,5%)
4. Ilmu Hukum - UNDIP (48,8%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNDIP (48,3%)
6. Ekonomi Pembangunan - UNDIP (44%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNDIP (43%)

VIII. UNIVERSITAS SRIWIJAYA (UNSRI)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNSRI (56,5%)
2. Teknik Informatika - UNSRI (52,2%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNSRI  (50,1%)


JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNSRI (53,7%)
2. Ilmu Hukum - UNSRI (50,7%)
3. Pend. B. Inggris - UNSRI (50,2%)

IX. UNIVERSITAS BRAWIJAYA (UB)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UB (55,1%)
2. Teknik Elektro - UB (52,9%)
3. Arsitektur - UB (47,1%)




JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UB (57,3%)
2. Manajemen - UB (54,5%)
3. Ilmu Administrasi Publik - UB (49,3%)
4. Ilmu Hukum - UB (48,3%)
5. Ilmu Administrasi Bisinis - UB (44,7%)
6. Ekonomi Pembangunan - UB (43,1%)
7. Sastra Inggris - UB (42,3%)

X. UNIVERSITAS SUMATRA UTARA (USU)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - USU (55,1%)
2. Farmasi - USU (53,2%)
3.Pendidikan Dokter Gigi - USU (50,3%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - USU (53,1%)
2. Ekonomi Pembangunan - USU (52,5%)
3. Ilmu Hukum - USU (51,2%)
4. Sastra Inggris - USU (50,6%)
5. Akuntansi - USU (50,5%)
6. Ilmu Administrasi Negara - USU (50,2%)

XI. UNIVERSITAS ANDALAS

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNAND (54,6%)

2. Farmsi - UNAND (51,4%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNAND (53,9%)

2. Ilmu Hubungan Internasional - UNAND (52,2%)

3. Manajemen - UNAND (50,4%)

XII. UNIVERSITAS HASANUDIN (UNHAS)

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNHAS (55,7%)
2. Farmasi - UNHAS (53,8%)
3. Pendidikan Dokter Gigi - UNHAS (50,6%)

JURUSAN IPS

1. Akuntansi - UNHAS (52,6%)
2. Manajemen - UNHAS (52,4%)
3. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (51%)
4. Sastra Inggris - UNHAS (50,6%)
5. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (50,2%)
6. Ilmu Hukum - UNHAS (50%)


XIII. UNIVERSITAS UDAYANA

JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNUD (52,5%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - UNUD (48,2%)
2. Akuntansi - UNUD (45,9%)

XIV. UNIVERSITAS 11 MARET SOLO
JURUSAN IPA

1. Pendidikan Dokter - UNS (57,2%)
2. Farmasi - UNS (56,4%)

JURUSAN IPS

1. Manajemen - UNS (54,9%)
2. Manajemen - Univ. 11 Maret Solo (53,9%)
3. Akuntansi - Univ. 11 Maret Solo (54,9%)
4. Desain Komunikasi Visual - Univ. 11 Maret Solo (55,7%)
5. Ilmu Administrasi Negara - Univ. 11 Maret Solo (53,5%)


XV. UNIVERSITAS LAMPUNG (UNILA)

JURUSAN IPS

1. Ilmu Komunikasi - UNILA (47,7%)
2. Ekonomi Pembangunan - UNILA (46,1%)
3. Ilmu Administrasi Niaga - UNILA (42,6%)

 PASSING GRADE  SNMPTN, SBMPTN 2014
PASSING GRADE (DIBAWAH 50%) BEBERAPA PERGURUAN TINGGI NEGERI DI INDONESIA

I. INSTITUTE TEKNOLOGI SURABAYA (ITS)

JURUSAN IPA

1. Arsitektur - ITS (42.77%)
2. Biologi - ITS – (31.5%)
3. Desain Produk Industri - ITS (33.22%)
4. Fisika - ITS (35.69%)
5. Kimia - ITS (34.16%)
6. Matematika - ITS (36.11%)
7. Statistika - ITS (38.91%)
8. Teknik Elektro - ITS (49.13%)
9. Teknik Fisika - ITS (40.19%)
10. Teknik Geodesi - ITS (38.16%)
11. Teknik Industri - ITS (48.22%)
12. Teknik Informatika - ITS (49.94%)
13. Teknik Kelautan - ITS (42.47%)
14. Teknik Kimia - ITS (48.80%)
15. Teknik Lingkungan - ITS (39%)
16. Teknik Material - ITS (35.16%)
17. Teknik Mesin - ITS (44.27%)
18. Teknik Perkapalan - ITS (47.36%)
19. Teknik Sipil - ITS (45.33%)
20. Teknik Sistem Perkapalan - ITS (43.47%)

II. UNIVERSITAS AIRLANGGA

JURUSAN IPA

1. Biologi - UNAIR (31.80%)
2. Farmasi - UNAIR (37.02%)
3. Fisika - UNAIR (32.22%)
4. Kedokteran Hewan - UNAIR (36.25%)
5. Kesehatan Masyarakat - UNAIR (35.69%)
6. Kimia - UNAIR (32.30%)
7. Matematika - UNAIR (33.66%)
8. Pendidikan DokteR (- UNAIR (43.81%)
9. Pendidikan DokteR (Gigi - UNAIR (37.97%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial – UNAIR (32.28%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNAIR (46.81%)
3. Ekonomi Manajemen - UNAIR (44.40%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNAIR (42.87%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNAIR (40.31%)
6. Ilmu Hubungan Internasional - UNAIR (43.21%)
7. Ilmu Hukum - UNAIR (39.5%)
8. Ilmu Komunikasi - UNAIR (41.75%)
9. Ilmu Politik - UNAIR (34.75%)
10. Ilmu Sejarah - UNAIR (31.71%)
11. Psikologi - UNAIR (39.62%)
12. Sastra Indonesia - UNAIR (31.03%)
13. Sastra Inggris - UNAIR (31.18%)
14. Sosiologi - UNAIR (32.12%)

III. UNIVERSITAS HASSANUDIN

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNHAS (29.02%)
2. Arsitektur - UNHAS (39.16%)
3. Biologi - UNHAS (28.77%)
4. Budi Daya Perairan - UNHAS (28.30%)
6. Fisika - UNHAS (29.16%)
7. Geofisika (Meteorologi) - UNHAS (36.66%)
8. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHAS (26.66%)
9. Ilmu Kelautan - UNHAS (33.83%)
10. Ilmu Tanah - UNHAS (29.16%)
11. Kesehatan Masyarakat - UNHAS (28.47%)
12. Kimia - UNHAS (27.77%)
13. Manajemen Hutan - UNHAS (28.05%)
14. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHAS (27.36%)
15. Matematika - UNHAS (29.16%)
16. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNHAS (28.88%)
17. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNHAS (23.88%)
20. Produksi Ternak - UNHAS (27.36%)
21. Sastra Arab - UNHAS (24.53%)
22. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHAS (28.05%)
23. Sosial Ekonomi Peternakan - UNHAS (24.16%)
24. Statistika - UNHAS (33.38%)
25. Teknik Elektro - UNHAS (39.16%)
26. Teknik Geologi - UNHAS (34.52%)
27. Teknik Mesin - UNHAS (35.55%)
28. Teknik Perkapalan - UNHAS (39.86%)
29. Teknik Pertanian - UNHAS (31.33%)
30. Teknik Sipil - UNHAS (35.55%)
31. Teknologi Hasil Hutan - UNHAS (27.96%)
32. Teknologi Hasil Pertanian - UNHAS (34.44%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNHAS (30.31%)
2. Arkeologi - UNHAS (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNHAS (43.75%)
4. Ekonomi Manajemen - UNHAS (41.18%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNHAS (35.78%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNHAS (38.75%)
7. Ilmu Hubungan Internasional - UNHAS (38.90%)
8. Ilmu Hukum - UNHAS (33.75%)
9. Ilmu Komunikasi - UNHAS (33.15%)
10. Ilmu Pemerintahan - UNHAS (33.90%)
11. Ilmu Politik - UNHAS (29.75%)
12. Ilmu Sejarah - UNHAS (28.59%)
13. Sastra Daerah - Untuk Sast.Bugis (Makasar) - UNHAS (23.90%)
14. Sastra Indonesia - UNHAS (27.18%)
15. Sastra Inggris - UNHAS (29.34%)
16. Sastra Perancis - UNHAS (28.62%)
17. Sosiologi - UNHAS (30.09%)

IV. UNIVERSITAS UDAYANA

JURUSAN IPA

1. Arsitektur - UNUD (36.52%)
2. Biologi - UNUD (28.05%)
3. Fisika - UNUD (28.5%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNUD (26.38%)
5. Kedokteran Hewan - UNUD (32.02%)
6. Kimia - UNUD (27.66%)
7. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNUD (26.52%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNUD (26.38%)
10. Produksi Ternak - UNUD (27.5%)
11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNUD (27.36%)
12. Teknik Elektro - UNUD (39.16%)
13. Teknik Mesin - UNUD (35.36%)
14. Teknik Sipil - UNUD (33.66%)
15. Teknologi Hasil Pertanian - UNUD (29.30%)

JURUSAN IPS

1. Agronomi - UNUD (27.36%)
2. Arkeologi - UNUD (28.28%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNUD (37.18%)
4. Ekonomi Manajemen - UNUD (39.37%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNUD (37.03%)
6. Ilmu Hukum - UNUD (31.09%)
7. Ilmu Sejarah - UNUD (20.31%)
8. Ilmu Tanah - UNUD (27.63%)
9. Pariwisata Budaya D4 - UNUD (26.87%)
10. Sastra Daerah - Untuk Sastra Bali - UNUD (23.59%)
11. Sastra Daerah - Untuk Sastra Jawa - UNUD (22.81%)
12. Sastra Indonesia - UNUD (26.87%)
13. Sastra Inggris - UNUD (28.75%)
14. Seni Rupa Murni - UNUD (26.34%)

V. UNIVERSITAS MULAWARMAN

JURUSAN IPA

1. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNMUL (23.47%)
2. Ilmu Tanah - UNMUL (28.61%)
3. Manajemen Hutan - UNMUL (23.22%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNMUL (22.08%)
5. Pend. Biologi - UNMUL (25.41%)
6. Pend. Fisika - UNMUL (25.27%)
7. Pend. Kimia - UNMUL (24.72%)
8. Pend. Matematika - UNMUL (23.88%)
9. SosiaL Ekonomi Perikanan - UNMUL (21.66%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNMUL (28.88%)
11. Teknologi Hasil Hutan - UNMUL (26.38%)

JURUSAN IPS

1. Agronomi - UNMUL (22.08%)
2. Budi Daya Perairan - UNMUL (26.36%)
3. Ekonomi Akuntansi - UNMUL (35.15%)
4. Ekonomi Manajemen - UNMUL (36.87%)
5. Ekonomi Pembangunan - UNMUL (35.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNMUL (31.56%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNMUL (34.06%)
8. Ilmu Sosiatri - UNMUL (25.59%)
9. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNMUL (25.62%)
10. Pend. Bhs. Inggris - UNMUL (29.53%)
11. Pend. Ekonomi - UNMUL (24.53%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNMUL (24.84%)

VI. UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

JURUSAN IPA

1. Biologi - UNNESA (30.25%)
2. fisika - UNNESA (30.58%)
3. Ilmi Keolahragaan - UNNESA (29.64%)
4. Kimia - UNNESA (30.58%)
5. Matematika - UNNESA (30.68%)
6. Pend. Biologi - UNNESA (28.05%)
7. Pend. Fisika - UNNESA (27.01%)
8. Pend. Teknik Bangunan - UNNESA (28%)
9. Pend. Teknik Elektro - UNNESA (30.63%)
10. Pend. Teknik Mesin - UNNESA (30.15%)
11. Teknik Elektro D3 - UNNESA (28%)
12. Teknik Mesin D3 - UNNESA (29.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNNESA (27.62%)
14. Pend. Kimia - UNNESA (27.69%)
15. Pend. Matematika - UNNESA (27.72%)

JURUSAN IPS

1. Bahasa dan Sastra Indonesia - UNNESA (29.41%)
2. Bahasa dan Sastra Inggris - UNNESA (29.41%)
3. Bimbingan dan Konseling - UNNESA (25.75%)
4. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNNESA (28.66%)
5. Pend. Bhs. Inggris - UNNESA (31.97%)
6. Pend. Bhs. Jepang - UNNESA (29.03%)
7. Pend. Bhs. Jerman - UNNESA (29.44%)
8. Pend. Ekonomi - UNNESA (29.06%)
9. Pend. Geografi - UNNESA (30.43%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNNESA (28.19%)
11. Pend. Kepelatihan Olahraga - UNNESA (28.63%)
12. Pend. Kesejahteraan Keluarga - UNNESA (27.63%)
13. Pend. Luar Biasa - UNNESA (27.41%)
14. Pend. Luar Sekolah - UNNESA (27.63%)
15. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNNESA (29.44%)
16. Pend. Sejarah - UNNESA (29.34%)
17. Pend. Seni Drama, Tari dan Musik - UNNESA (28.97%)
18. Pend. Seni Rupa - UNNESA (28.41%)
19. Teknologi Pendidikan - UNNESA (28.69%)

VII. UNIVERSITAS NUSA CENDANA

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNDANA (21.64%)
2. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNDANA (22.47%)
3. Ilmu Tanah - UNDANA (25.36%)
4. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNDANA (22.05%)
5. Pend. Biologi - UNDANA (22.77%)
6. Pend. Fisika D3 - UNDANA (20.80%)
7. Pend. Kimia - UNDANA (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNDANA (25.27%)
9. Pend. Teknik Bangunan - UNDANA (24%)
10. Pend. Teknik Elektro - UNDANA (26.25%)
11. Pend. Teknik Mesin - UNDANA (29.15%)
12. Produksi Ternak - UNDANA (20.55%)
13. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNDANA (23.33%)

VII. UNIVERSITAS CENDRAWASIH

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNCEN (22.08%)
2. Budi Daya Hutan - UNCEN (26.38%)
3. Pend. Biologi - UNCEN (22.77%)
4. Pend. Fisika - UNCEN (21.80%)
5. Pend. Kimia - UNCEN (22.5%)
6. Pend. Matematika - UNCEN (25.27%)
7. Produksi Ternak - UNCEN (27.77%)
8. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNCEN (22.08%)
9. Teknik Sipil - UNCEN (31.66%)
10. Teknik Sipil D3 - UNCEN (29.41%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNCEN (27.03%)
2. Bimbingan dan Konseling - UNCEN (23.91%)
3. Ekonomi Manajemen - UNCEN (35.62%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNCEN (33.75%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (30.46%)
6. Ilmu Administrasi Negara - UNCEN (26.34%)
7. Ilmu Administrasi Niaga - UNCEN (27.75%)
8. Ilmu Hukum - UNCEN (32.03%)
9. Ilmu Hukum - UNCEN (27.43%)
10. Ilmu Kesejahteraan Sosial - UNCEN (30.51%)
11. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNCEN (23.28%)
12. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (27.96%)
13. Pend. Bhs. Inggris - UNCEN (29.15%)
14. Pend. Ekonomi - UNCEN (24.84%)
15. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
16. Pend. Geografi - UNCEN (24.53%)
17. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNCEN (23.28%)
18. Pend. Pancasila & Kewarganegaraa (PPKN) - UNCEN (24.84%)
19. Pend. Sejarah - UNCEN (25.46%)
20. Pend. Sejarah - UNCEN (26.71%)
21. Sosiologi - UNCEN (28.59%)

VIII. UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNLAN (27.36%)
2. Arsitektur - UNLAN (32.36%)
3. Budi Daya Hutan - UNLAN (27.36%)
4. Budi Daya Perairan - UNLAN (25.36%)
5. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNLAN (26.52%)
6. Ilmu Tanah - UNLAN (28.75%)
7. Manajemen Hutan - UNLAN (23.5%)
8. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNLAN (23.88%)
9. Pend. Biologi - UNLAN (26.66%)
10. Pend. Kimia - UNLAN (23.47%)
11. Pend. Matematika - UNLAN (25.55%)
12. Pendidikan Dokter - UNLAN (36.80%)
13. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNLAN (23.88%)
14. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNLAN (27.5%)
15. Teknik Sipil - UNLAN (31.76%)
16. Teknologi Hasil Hutan - UNLAN (27.16%)
17. Teknologi Hasil Perikanan - UNLAN (25.25%)

JURUSAN IPS

1. Ekonomi Akuntansi - UNLAN (38.43%)
2. Ekonomi Manajemen - UNLAN (37.65%)
3. Ekonomi Pembangunan - UNLAN (33.75%)
4. Ilmu Administrasi Negara - UNLAN (28.75%)
5. Ilmu Administrasi Niaga - UNLAN (28.75%)
6. Ilmu Hukum - UNLAN (29.21%)
7. Ilmu Pemerintahan - UNLAN (33.59%)
8. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNLAM (25.93%)
9. Pend. Bhs. Inggris - UNLAN (29.15%)
10. Pend. Ekonomi - UNLAN (25.78%)
11. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNLAN (23.28%)
12. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNLAN (24.84%)
13. Pend. Sejarah - UNLAN (26.71%)

IX. UNIVERSITAS HALUOLEO

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNHALU (20.54%)
2. Budi Daya Perairan - UNHALU (23.19%)
3. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNHALU (21.47%)
4. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNHALU (21.05%)
5. Pend. Biologi - UNHALU (21.77%)
6. Pend. Fisika - UNHALU (21.80%)
7. Pend. Kimia - UNHALU (22.5%)
8. Pend. Matematika - UNHALU (23.88%)
9. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian - UNHALU (22.38%)
10. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNHALU (22.08%)
11. Teknik Elektro D3 - UNHALU (26%)
12. Teknik Mesin D3 - UNHALU (28.62%)
13. Teknik Sipil D3 - UNHALU (26.62%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNHALU (25.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNHALU (33.15%)
3. Ekonomi Manajemen - UNHALU (32.53%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNHALU (31.03%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNHALU (25.34%)
6. Ilmu Komunikasi - UNHALU (32.21%)
7. Pend. Bahasa & Sast.Indonesia dan Daerah - UNHALU (23.28%)
8. Pend. Bhs. Inggris - UNHALU (27.96%)
9. Pend. Ekonomi - UNHALU (23.84%)
10. Pend. Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi - UNHALU (23.28%)
11. Pend. Pancasila & Kewarganegaraan (PPKN) - UNHALU (23.84%)
12. Pend. Sejarah - UNHALU (24.46%)
13. Psikologi Pendidikan - UNHALU (?)
14. Sosiologi - UNHALU (27.59%)

X. UNIVERSITAS SAM RATULANGI

JURUSAN IPA

1. Agronomi - UNSRAT (27.5%)
2. Arsitektur - UNSRAT (32.36%)
3. Budi Daya Perairan - UNSRAT (24.36%)
4. Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan - UNSRAT (26.52%)
5. Ilmu Kelautan - UNSRAT (31.30%)
6. Ilmu Tanah - UNSRAT (27.5%)
7. Manajemen Sumber Daya Perairan - UNSRAT (23.05%)
8. Nutrisi dan Makanan Ternak - UNSRAT (27.5%)
9. Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan - UNSRAT (23.75%)
10. Pendidikan Dokter - UNSRAT (37.80%)
11. Produksi Ternak - UNSRAT (23.88%)
12. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis) - UNSRAT (27.5%)
13. Sosial Ekonomi Peternakan - UNSRAT (24.72%)
14. Teknik Elektro - UNSRAT (39.02%)
15. Teknik Mesin - UNSRAT (33.33%)
16. Teknik Pertanian - UNSRAT (28.61%)
17. Teknik Sipil - UNSRAT (32.66%)
18. Teknologi Hasil Perikanan - UNSRAT (24.25%)

JURUSAN IPS

1. Antropologi Sosial - UNSRAT (26.71%)
2. Ekonomi Akuntansi - UNSRAT (37.5%)
3. Ekonomi Manajemen - UNSRAT (37.65%)
4. Ekonomi Pembangunan - UNSRAT (34.53%)
5. Ilmu Administrasi Negara - UNSRAT (30.31%)
6. Ilmu Administrasi Niaga - UNSRAT (29.53%)
7. Ilmu Hukum - UNSRAT (33.59%)
8. Ilmu Komunikasi - UNSRAT (33.15%)
9. Ilmu Pemerintahan - UNSRAT (34.06%)
10. Ilmu Politik - UNSRAT (27.40%)
11. Ilmu Sejarah - UNSRAT (27.03%)
12. Sastra Indonesia - UNSRAT (25.62%)
13. Sastra Jepang - UNSRAT (27.66%)
14. Sastra Jerman - UNSRAT (27.53%)
15. Sosiologi - UNSRAT (29.21%)



Denaihati